GAYA BAHASA ANTOLOGI CERITA PENDEK DALAM CERPEN BINGKISAN PETIR CERPENIS KALIMANTAN TIMUR

Ursula Dwioktaviani, Irwan Zulkarnain

Abstract


Penelitian ini bertujuan agar mengetahui bagaimana jenis, makna, dan fungsi gaya bahasa antologi cerita pendek dalam cerpen Bingkisan Petir cerpenis Kalimantan Timur. Penelitian ini menghasilkan simpulan: 1) gaya bahasa berdasarkan pilihan kata, terdapat 177 gaya bahasa yang merupakan gaya bahasa tak resmi. 2) gaya bahasa berdasarkan nada, terdapat 235 gaya bahasa yang merupakan gaya menengah. 3) gaya bahasa berdasarkan struktur kalimat, terdapat 98 gaya bahasa klimaks, 39 gaya bahasa antiklimaks, 21 gaya bahasa paralelisme, 11 gaya bahasa antitesis, 39 gaya bahasa repetisi. 4) gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna, gaya bahasa retoris terdapat 103 gaya bahasa yang terbagi menjadi 81 gaya bahasa hiperbola, 8 gaya bahasa erotesis atau pertanyaan retoris, 6 gaya bahasa pleonasme, 7 gaya bahasa elipsis, 2 gaya bahasa litotes, dan 1 gaya bahasa asonansi. Gaya bahasa kiasan terdapat 105 gaya bahasa yang terbagi menjadi 54 gaya bahasa metonimia, 32 gaya bahasa personifikasi, 13 gaya bahasa persamaan atau simile, 2 gaya bahasa ironi, 2 gaya bahasa sinekdoke, 1 gaya bahasa metafora, 1 gaya bahasa sarkasme.

Kata Kunci:  Gaya Bahasa, Antologi Cerpen

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.31932/jpbs.v5i2.1004

Article Metrics

Abstract view : 341 times
PDF - 263 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Ursula Dwioktaviani, Irwan Zulkarnain



Creative Commons License
Jurnal KANSASI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.