UJARAN KEBENCIAN: KAJIAN SEMANTIK

Elitaria Bestri Agustina Siregar, Mulyadi Mulyadi

Abstract


Bahasa memiliki kekuatan yang dapat membangun, namun juga dapat meruntuhkan suatu bangsa. Penelitian ini merupakan sebuah kajian semantik yang menyoroti ujaran kebencian yang terjadi di Indonesia dengan mengalisa kasus kerusuhan mahasiswa Papua di Surabaya sebagai contoh kasus. Menggunakan teknik analisa kualitaf deskriptif, data penelitian dianalisa dengan menggunakan teori semantik. Hasil analisa menunjukkan bahwa (1) ujaran yang diucapkan pada peristiwa kerusuhan di Surabaya merupakan sebuah ujaran kebencian dan (2) bahwa ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan untuk menentuakan sebuah ujaran merupakan ujaran kebencian, yakni isi dan konteks, intensi, target dan efek.


Keywords


ujaran kebencian, semantik, linguistik

Full Text:

PDF

References


Butler, Judith. (1997). Excitable Speech: A Politics of the Performative. New York: Rouledge.

Cohen-Almagor, R. (2011). Fighting Hate and Bigotry on the Internet. Policy & Internet, volume-3, issue-3, pp. 1-26.

Coulthard, M. dan Alison Johnson (Eds.). 2010. An Introduction to Forensic Linguistics: Language in Evidence. New York: Rouledge.

Chaer, Abdul. (1989). Linguistik Umum. Jakarta: Nusa Indah.

Eriyanto. (2011). Analisis Isi: Pengantar Metodologi untuk Penelitian Ilmu Komunikasi dan Ilmu-ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana.

Kridalaksana, Harimurti. (1993). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Novrizaldi. (22 Agustus 2019). Sakit hati dengan Rasisme, Mahasiswa Papua Minta Merdeka. Gatra.com, diambil dari https://www.gatra.com/detail/news/439331/politics/sakit-hati-dengan-rasisme-mahasiswa-minta-papua-merdeka

International Convention on Elimination of All Form of Racial Discrimination 1965, diunduh 9 November 2019 dari https://www.ohchr.org/en/professionalinterest/pages/cerd.aspx.

Karma, Filep. (2014). Seakan Kitorang Setengah Binatang. Jayapura: Deiyai.

Leech, Geoffrey. (1976). Semantic 1 dan 2. Harmonsworth: Penguin.

Peteda, Mansoer. (1986). Semantik Leksikal. Ende-Flores: Nusa Indah.

Saunders, W.K. (2011). Degradation: What the History of Obscenity Tells Us about Hate Speech dalam Croatian Journal of Philosophy, Volume-12 , Issue-1, pp. 111-116.

Tarigan, Henty Guntur. (1985). Pengajaran semantik. Bandung: Angkasa.

United Nations Treaty Collection, International Convention on the Eliminations of All Forms of Racial Discrimination, diakses 1 Desember 2019.

Widyaningtyas, Devita. (2018). Idiom ‘Saru’ Sebagai Refleksi Konsep Pemikiran Masyarakat Jepang Terhadap Monyet dalam Jurnal Izumi, Volume-7, issue-2, Desember, 2018, pp. 61-72.

Weber, Anne. (2009). Manual on Hatespeech. France: Council of Europe.




DOI: https://doi.org/10.31932/jpbs.v6i1.1081

Article Metrics

Abstract view : 2218 times
PDF - 906 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Elitaria Bestri Agustina Siregar, Mulyadi Mulyadi



Creative Commons License
Jurnal KANSASI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.