MAKNA MANTRA PENGOBATAN PADA SUKU MELAYU DI DESA BATU BEGIGI KECAMATAN TANAH PINOH KOTA BARU KABUPATEN MELAWI

Sri Astuti, Mega Ofina

Abstract


Mantra merupakan sastra lisan yang berkembang secara turun-temurun dan dipercaya serta diyakini oleh masyarakat. Dalam masyarakat Melayu Desa Batu Begigi, mantra dikenal dengan sebutan tawar dan mantra di Desa Batu Begigi ini juga mengandung bacaan dalam kitab suci. Mantra pengobatan adalah sebuah cara yang digunakan untuk mengobati suatu penyakit melalui orang yang dianggap pandai serta ahli dan berpengalaman untuk mengobati orang sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mantra pengobatan pada Suku Melayu di Desa Batu Begigi Kecamatan Tanah Pinoh Kota Baru Kabupaten Melawi dan mendeskripsikan makna mantra pengobatan pada Suku Melayu di Desa Batu begigi Kecamatan Tanah Pinoh Kota Baru Kabupaten Melawi. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, sedangkan metode yang digunakan dalam peneitian ini adalah metode deskriptif. Hasil penelitian sebagai berikut; Pertama, data dalam penelitian ini terdiri dari dua bahasa, yaitu bahasa daerah dan bahasa arab adapun mantra pengobatan pada Suku Melayu Di Desa Batu Begigi Kecamatan Tanah Pinoh Kota Baru Kabupaten Melawi terdapat 24 mantra pengobatan. Kemudian mantra pengobatan dianalisis berdasarkan makna leksikal, makna gramatikal, makna referensial, makna non-referensial dan makna konotatif. Adapun kata yang mengandung makna leksikal terdapat 33 kata dalam 16 mantra, kata yang mengandung makna gramatikal terdapat 18 kata dalam 11 mantra, kata yang mengandung makna referensial terdapat 15 kata dalam 9 mantra, kata yang mengandung makna non- referensial terdapat 5 kata dalam 5 mantra dan kata yang mengandung makna konotatif terdapat 1 kata dalam 1 mantra. Sedangkan mantra pengobatan yang tidak ditemukan kata-kata yang mengandung makna terdapat 5 mantra.

 

Kata Kunci: Makna, Mantra, Mantra Pengobatan, Suku Melayu

Keywords


Makna, Mantra, Mantra Pengobatan, Suku Melayu

Full Text:

PDF

References


Chaer, A. 2014. Linguistik Umum. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Djajasudarma, F. (2016). Semantik 1 Makna Leksikal dan Gramatikal. Bandung: PT Refika Aditama.

Moleong, L. 2017. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Saebani, B., A., & Sutisna, Y. 2016. Metode Penelitian. Jawa Barat: CV Pustaka Setia.

Sentosa, A. 2020. Struktur, Makna dan Fungsi Mantra Pengobatan Masyarakat Melayu Kabupaten Bengkayang . Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, Vol. 9 No. 1 Hal. 1-9.

Sulistyorini, D., & Andalas, E. F. 2017. SASTRA LISAN "Kajian Teori dan Penerapan dalam Peneitian". Malang: Madani.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tarigan, Henry Guntur. 2015. Prinsip- Prinsip Dasar Sastra. Bandung: Cv Angkasa.

Teeuw, A. 2013. Sastra dan Ilmu Sastra. Bandung: PT. Dunia Pustaka Jaya

Warsiman. 2017. Pengantar Pembelajaran Sastra Sajian dan Hasil Riset. Malang: UB Press.

Wellek, R dan Warren, A. 2016. Teori Kesusastraan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.




DOI: https://doi.org/10.31932/jpbs.v7i1.1614

Article Metrics

Abstract view : 509 times
PDF - 182 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Sri Astuti, Mega Ofina



Creative Commons License
Jurnal KANSASI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.