KEPERCAYAAN ORANG TUA TERHADAP GURU LAKI-LAKI DI TK KARTIKA II-26 KECAMATAN TANJUNG KARANG

Rosidah Rizka

Abstract


Guru laki-laki di Taman kanak-kanak merupakan role model bagi murid khususnya murid laki-laki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kepercayaan orang tua terhadap guru laki-laki di TK Kartika II-26 Kecamatan Tanjung Karang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Teknik pengumpulan data dengan angket dan dokumentasi, angket yang di sebar kepada orang tua sebanyak 35 responden dengan spesifikasi orang tua yang anaknya di ajar oleh guru laki-laki. Teknik analisis data menggunkan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan orang tua masih memiliki kepercayaan terhadap guru laki-laki yang mengajar di TK Kartika II-26 dengan presentase kepercayaan pada dimensi integritas sebesar 84%, dimensi kemampuan sebesar 78,8% dan dimensi Kebajikan sebesar 84,7% di rata-rata tiap dimensi tingkat kepercayaan orangtua terhada guru laki-laki di TK Kartika II-26 sebesar 82,5%. Hal ini membuktikan guru laki-laki masih dipercaya oleh para orang tua.


Keywords


Kepercayaan; Orang Tua; Taman kanak-kanak; Guru laki-laki.

Full Text:

PDF

References


Arifin. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Budi Rachman, Y. K. S. P., & Formen, A. 2022. Faktor minat laki-laki memilih profesi guru PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6, 5.

Fatmawati, N. M., Hayati, M., & Muthohar, S. 2023. Analisis Pergeseran Stigma Gender Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7, 2, 2505–2517. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4265

Habe, H., & Ahiruddin, A. 2017. Sistem Pendidikan Nasional. Ekombis Sains: Jurnal Ekonomi, Keuangan Dan Bisnis, 2, 1, 39–45. https://doi.org/10.24967/ekombis.v2i1.48

Ishak, A. P., Afifah, R. N., & Kamelia, S. Q. 2021. Strategi Belajar Sambil Bermain Sebagai Metode Pembelajaran Terhadap Anak pada Masa Pandemi di Desa Leuwigoong. Procedings UIN SUNAN GUNUNG DJATI Bandung, 1(87), 138–145.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, 2023. https://dapo.kemdikbud.go.id/guru/2/126000

Lyons, M., Quinn, A. & Sumsion, J. (2003). Males and early childhood care and education: Student staff and parent survey evidence. In G. White, S. Corby & C. Stanworth (eds.). Regulation, de-Regulationand Re-Regulation. The Scope of Employment Relations in the 21st Century. Proceedings of the 11th Annual Conference of the International Employment Relations Association.

Lusi, M., Firdausyi, A. N., & Tisnawati, N. 2020. Emansipasi Guru Laki-Laki Terhadap Pendidikan Anak Usia Dini Di Kota Metro (Perspektif Stakeholder). Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM METRO, 5, 2, 118–125.

Maulana, R. A., Kurniati, E., & Yulindrasari, H. (2020). Apa yang menyebabkan rendahnya keberadaan guru laki-laki di PAUD? JIV-Jurnal Ilmiah Visi, 15(1). https://doi.org/10.21009/jiv.1501 .3

Pusdatin Kemendikbud. (2021). Statistik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 2020/2021. Kemendikbud, 1.




DOI: https://doi.org/10.31932/jpaud.v7i1.3023

Article Metrics

Abstract view : 18 times
PDF - 15 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.