TRADISI NYELAPAT TAUN DALAM MEMPERKUAT CIVIC ENGAGEMENT GENERASI MUDA DI DESA GERNIS JAYA KABUPATEEN SINTANG

Agnesia Hartini, Fusnika Fusnika, Margarita Rani

Abstract


Latar belakang dalam penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara jelas mengenai tradisi nyelepat taun dalam memperkuat civic engagement generasi muda di Desa Gernis Jaya kabupaten Sintang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif bentuk etnografi pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini yaitu pelaksanaan kegiatan tradisi nyelapat taun di Desa Gernis jaya merupakan acara tahunan yang maknanya untuk mengucapkan syukur kepada tuhan (petara). Tradisi nyelapat taun dilaksanakan sekali setahun setelah panen padi. keterlibatan generasi muda dalam pelaksanaan tradisi nyelapat taun di Desa Gernis Jaya telah mengalami banyak perubahan yang baik. Antusias generasi muda dalam pelaksanaan kegiatan tradisi nyelapat taun sangat tinggi. Generasi muda terlibat secara aktif dan membentuk rasa tanggung jawab, serta sikap tolong menolong antar sesama. Dapat disimpulkan bahwa tradisi nyelapat taun dalam memperkuat civic engagement di Desa Gernis Jaya telah membuat generasi muda menjadi terlibat lebih aktif.

 

Kata Kunci : Tradisi Nyelapat Taun,  Civic Engagement, Generasi Muda.


Full Text:

PDF

References


Abdussamad, H. Z., & Sik, M. S. (2021). Metode penelitian kualitatif. CV. Syakir Media Press.

Ahmad Nasirin, I. (2018). Penguatan Civic Engagement Di Lembaga Pelayanan Sosial.

Bintari, P. N., & Darmawan, C. (2016). Peran Pemuda Sebagai Penerus Tradisi Sambatan Dalam Rangka Pembentukan Karakter Gotong Royong. In Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial (Vol. 25, Issue 1).

Checkoway, B., & Aldana, A. (2013). Four forms of youth civic engagement for diverse democracy. Children and Youth Services Review, 35(11), 1894-

Darmadi, H. (2016). Dayak Asal-Usul dan Penyebarannya di Bumi Borneo

(1). Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 3(2), 322-340.

Darmadi, Hamid. (2014).Metode Penelitian Pendidikan dan Sosial. Bandung: Alfabeta

Gusmadi, S. (2018). Keterlibatan Warga Negara (Civic Engagement) dalam

Penguatan Karakter Peduli Lingkungan. In Jurnal dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan (Vol. 9, Issue

Hajar, I., & Kharina, E. N. (2022). Peran Pemuda Karo Dalam Membangun Komunitas Belajar

Handitya, B. (2019). Menyemai Nilai Pancasila pada Generasi Muda Cendekia. Adil Indonesia Jurnal, 2(1), 13-23.

Karliani, E. (2016). Membangun civic engagement melalui model service learning untuk memperkuat karakter warga negara. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 27(2).

KTormos, F. (2017). Intersectional solidarity. Politics, Groups, and Identities, 5(4), 707-720.

Lestari, Eta Yuni, Miftahul Janah, and Putri Karima Wardanai. 2019.

“Menumbuhkan Kesadaran Nasionalisme Generasi Muda Di Era Globalisasi Melalui Penerapan Nilai- Nilai Pancasila.” Adil Indonesia Jurnal 1(1): 20–27.

Musi, M. A., Sadaruddin, S., & Mulyadi, M. (2018). Implementasi permainan edukatif berbasis budaya lokal untuk mengenal konsep bilangan pada anak. Yaa Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 117-128.

Nanggala, A., & Malihah, E. (2020). Peran Tradisi Irung-Irung dalam Memperkuat Civic Engagement Generasi Muda di Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan

Sugiyono, D. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. bandung: Alfabeta. Procrastination And Task Avoidance: Theory, Research and Treatment. (123-133)

Suhada, Idad. 2016. Ilmu sosialdan Budaya Dasar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sumarto, S. (2018). Budaya, pemahaman dan penerapannya:“Aspek sistem religi, bahasa, pengetahuan, sosial, keseninan dan teknologi”. Jurnal Literasiologi, 1(2), 16-16.

Suparno, dkk (2018). Mempertahankan Eksistensi Budaya Lokal Nusantara Ditengah Arus Globalisasi Melalui Pelestarian Tradisi Tradisi Nyelapat Taun Sintang. Jurnal Pekan: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 3(1),

-56.

Syafrita, I., & Murdiono, M. (2020). Upacara Adat Gawai Dalam Membentuk Nilai- Nilai Solidaritas Pada Masyarakat Suku Dayak Kalimantan Barat. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 22(2), 151-159.




DOI: https://doi.org/10.31932/jpk.v9i2.4149

Article Metrics

Abstract view : 155 times
PDF - 114 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.