PERAN MAHASISWA MEREDUKSI STIGMA NEGATIF REYOG PONOROGO MELALUI PENDEKATAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Galih Siswanto, Alvin Putra Qurniawan, Kharisma Delsy Elsya.R, Suyato Suyato

Abstract


Reyog Ponorogo merupakan sebuah kesenian non benda yang berasal dari kota Ponorogo yang tumbuh dari kepercayaan animisme dan dinamisme jaman dulu. Keragaman jenis Reyog yang bervariasi menimbulkan perbedaan dari segi pertunjukannya yang membuat berbagai pemikiran negatif muncul di kalangan masyarakat. Peran mahasiswa perlu ditingkatkan menjadi agen penggerak untuk memberikan alternatif solusi yang terjadi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peran mahasiswa mereduksi stigma negatif reyog ponorogo melalui pendekatan kearifan lokal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus dalam pengembangan budaya Reyog Santri ponorogo. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara dan observasi. Teknik analisis data dengan reduksi, display dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesenian Reyog Ponorogo kerap dihadapkan pada berbagai stigma negatif di masyarakat, seperti anggapan bahwa kesenian ini sarat akan hal mistis, menyimpang dari norma agama, erotis, hingga dianggap ketinggalan zaman. Untuk mengatasi hal ini, mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki peran krusial dalam meluruskan stigma tersebut dengan cara mengkaji dan mensosialisasikan nilai-nilai sejarah, filosofis, serta pesan budi pekerti luhur yang sebenarnya tertanam kuat dalam setiap tokoh dan elemen seni Reyog serta mahasiswa dapat menjadi pionir dalam pengembangan inovasi Reyog Santri. Hasil penelitian ini juga memberikan rekomendasi agar para generasi muda membuat komunitas seni di daerahnya masing-masing agar menjadi bagian pengembangan nilai-nilai filosofis moral budaya di tengah-tengah perkembangan teknologi dan budaya secara global.

Kata kunci: Reyog; Ponorogo; Mahasiswa; Kearifan lokal


Full Text:

PDF

References


Ajiprabowo, G. W., & Handriyotopo, H. (2020). Design promotion media for reog Ponorogo with graphic motion of wayang kulit. ARTISTIC : International Journal of Creation and Innovation, 1(1), 25–37. https://doi.org/10.33153/artistic.v1i1.2993

Amri, U., Ganefri, G., & Hadiyanto, H. (2021). Perencana pengembang dan pendidikan berbasis kearifan kokal. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(5), 2025–2031. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i5.751

Bahruddin, D. Y. Y. & M. (2020). Pemaknaan simbol Reog Ponorogo dalam tradisi jawa. Jurnal Magister Ilmu Komunikasi, 6. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30813/bricolage.v6i01.2070

Indrawati, D., Fatahillah Serpong, S., & Selatan, T. (2022). The role of critical thinking in stimulating student creativity in the era of the industrial revolution 4.0 towards the era of the industrial revolution 5.0. 5(2), 151–165. https://doi.org/https://doi.org/10.51476/tarbawi.v9i1

Kurnianto, R. (2017). Seni Reyog Ponorogo : sejarah, nilai dan dinamika dari waktu ke waktu. Litera Yogyakarta.

Kusyana, D. N. B., Purwaningrat, P. A., & Sunny, M. P. (2020). Peran kualitas layanan dalam menciptakan loyalitas mahasiswa. Widya Manajemen, 2(1), 10–27. https://doi.org/10.32795/widyamanajemen.v2i1.546

Mahardhika, D., & Ramadhan, F. (2024). Urgensi kesenian Reyog bagi mahasiswa IAIN Ponorogo : perwujudan UU No . 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi ( studi kasus unit kegiatan mahasiswa PSRM Watoe Dhakon ). 5(12), 759–768. https://doi.org/https://doi.org/10.62775/edukasia.v5i1.849

Maslahatun. (2025). Strategi pemasaran media sosial dalam generasi z universitas jayabaya. 3(2), 361–371. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jiem.v3i2.3855

Nugroho, E. W., Warsah, I., & Amin, M. (2020). Peran Organisasi Ekstra Kampus Dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Mahasiswa. Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 5(2), 205. https://doi.org/10.29240/jdk.v5i2.2156

Qurniawan, A. P., Roni, K. D. E., & Siswanto, G. (2026). Hasil Observasi Budaya Reog Santri Ponorogo.

Ridho Kurnianto. (2018). Tentang Reyog Ponorogo. Unmuh Ponorogo Press.

Sidhartani, S. (2018). Merancang Karakter Dalam Cerita Rakyat Terciptanya Kesenian Reog Ponorogo. Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya, 01(01), 82–91.

Sutrisno. (2019). Penerapan materi pendidikan global pada mata pelajaran PPKN di sekolah menengah atas berbasis model project citizens. Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan, 4(1), 12–21. https://doi.org/10.24269/jpk.v4.n1.2019.pp12-21

Sutrisno, S. (2020). Pendidikan kewarganegaraan kemasyrakatan dalam membangun wawasan warga negara global. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 53. https://doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v10i2.8000

Tandyono, D. S. (2014). Pembuatan motion comic cerita sejarah awal berdirinya kerajaan majapahit. 3(1), 1–7.

Utami, P. S. (2024). From stage to civic life reyog Ponorogo influence on social norms legal consciousness and education in indonesia. 3(2), 110–130. https://doi.org/https://doi.org/10.59683/ijls.v3i2.100

Windiatmoko, D. U. (2020). Eksistensi Mata Kuliah Budaya Nusantara Untuk Menunjang Budaya Literasi Dan Nilai Kearifan Lokal. Prosiding SNP2M (Seminar Nasional …, 161–167.




DOI: https://doi.org/10.31932/jpk.v11i1.6450

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.