Ethnobotany of plant in the mopat asam ritual of dayak limbai tribe, tanjung beringin village

Benediktus Ege, Yakobus Bustami, Yuniarti Essi Utami, Anjelina Anjelina

Abstract


The Dayak Limbai tribe is one of the indigenous communities that still strongly uphold traditions and local wisdom in their daily lives. One such tradition is the Mopat Asam ritual, a customary ceremony related to pregnancy and the birth of a first child, which carries deep spiritual and social significance. Plants play an important role in this ritual, as they are believed to have symbolic, spiritual, and functional value. The purpose of this study is to identify the types of plants used and how they are utilized in the Mopat Asam ritual. This research was conducted using a descriptive qualitative method through survey techniques and data collection using interview sheets. Data analysis was carried out using a qualitative approach. The results of the study show that there are 18 plant species from 9 families used in the Mopat Asam ritual, with the Zingiberaceae family being the most dominant.


Full Text:

PDF

References


Anggraini, S. & Rona, T. S. (2017). Ketersediaan dan Pemanfaatan Media Komponen Instrumen Terpadu (KIT) IPA di SD Negeri Kecamatan Nanggalo Kota Padang. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 3(2), 234-242. https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/pgsd/article/view/557/425

Arisandie, T. P. (2021). Potret Kekristenan pada Suku Dayak Pesaguan Di Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 3(1), 63–75. https://doi.org/10.37364/jireh.v3i1.58

Aziz, I. R., Rahajeng, A. R. P & Susilo. (2018). Peran Etnobotani sebagai Upaya Konservasi Keanekaragaman Hayati oleh Berbagai Suku Di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 4(1), 3-7.

Dewi, N.K.L., M. Jamhari & Isnainar. (2017). Kajian Pemantaan Tanaman sebagai Obat Tradisional di Desa Tolai Kecamatan Torue Kabupaten Moutong. e-jip BIOL, 5(2), 92-108. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/1319858

Fauziah, H. A., Al Liina, A. S & Nurmiyati, N. (2017). Studi Etnobotani Tumbuhan Upacara Ritual Adat Kelahiran di Desa Banmati, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi, 2(2), 24-28. https://dx.doi.org/10.23969/biosfer.v2i2.657

Godensius, D. & Lorensius, A. (2018). Kamus Populer Dayak Kayan Lung Metun. Malang: Kota Tua

Helida, A., Zuhud E.A.M., Hardjanto., Purwanto, Y & Hikmat, A. (2016). Makna Nilai Penting Budaya Keanekaragaman Hayati Tumbuhan bagi Masyarakat di Taman Nasional Kerinci Seblat di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Berita Biologi, 15(1), 7-15. https://www.neliti.com/publications/69075/makna-nilai-penting-budaya-keanekaragaman-hayati-tumbuhan-bagi-masyarakat-di-tam

Hulyati, R., Syamsuardi & Arbain, A. (2014). Studi Etnobotani pada Tradisi Balimau di Kota Pariaman, Sumatera Barat. Jurnal Biologi Universitas Andalas, (1), 14-19.

Indrayana, F. Y., Patriantoro & Lorensius, S. (2019). Peristilahan dalam Acara Batalah Masyarakat Dayak Kanayatn Bahasa Ahe. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 8(6), 1–9. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/33804

Mamahani, A. F., Simbala, H. E. I & Saroyo. (2016). Etnobotani Tumbuhan Obat Masyarakat Subetnis Tonsawang Di Kabupaten Minahasa Tenggara Provinsi Sulawesi Utara. Pharmacon, 5(2), 205-212. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/pharmacon/article/view/12191)

Mulyani, R. (2020). Teknologi Pangan Tradisional. Bandung: Alfabeta.

Nirmala, Z. (2025). Petirtaan Dewi Sri Magetan: Peran Kearifan Lokal dan Konservasi Air untuk SDGs. Jurnal Konservasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan, 3(2). https://doi.org/10.35438/conserva.v3i02.230

Pingge, H. D. (2017). Kearifan Lokal dan Penerapannya Di Sekolah. Jurnal Edukasi Sumba (JES), 1(2), 128-135. https://core.ac.uk/download/pdf/287372562.pdf

Purwanti, Miswan, & Pitopang, R. (2017). Studi etnobotani pada proses ritual adat masyarakat Suku Saluan di Desa Pasokan Kabupaten Tojo Una-Una. Biocelebes, 11(1). https://doi.org/10.22487/j25805991.2017.v11.i1.8471

Putri, R. I., Supriatna, J & Walujo, E. B. (2014). Ethnobotanical study of plant resources in Serangan Island, Bali”. Asian Journal of Conservation Biology, 3(2), 135-148.

Qasrin, U., Setiawan, A., Yulianty, Y & Bintoro, A. (2020). Studi etnobotani tumbuhan berkhasiat obat yang dimanfaatkan masyarakat Suku Melayu Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Belantara, 3(2), 139-152.

Radam, R., Soendjoto, M. A & Prihatiningtyas, E. (2016). Pemanfaatan tumbuhan yang berkhasiat obat oleh masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Prosiding Seminar Nasional Lahan Basah, 2, 486–492.

Raflin, F. (2019). Eksplorasi Keanekaragaman Filum Mollusca di Kecamatan Kayan Hilir Desa Pakak dan Pengembangannya sebagai Buku Referensi. Skripsi. Sintang: STKIP Persada Khatulistiwa

Rahayu, M.I.F., Muliya, L.S., & Susanto, A.F. (2022). Kearifan Lokal Dalam Pendidikan Hukum Lingkungan Di Indonesia. Jurnal Litigasi, 23(2). https://doi.org/10.23969/litigasi.v23i2.6321

Rahyuni E., Yniati & R. Pitopang. (2013). Kajian Etnobotani Tumbuhan Ritual Suku Tajio di Desa Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong. Jurnal of Natural Science, 2(2), 46-53. https://doi.org/10.22487/25411969.2013.v2.i2.1647

Ristanto, R. H., Suryanda, A., Rismayati, A. I., Rimadana, A & Datau, R. (2020). “Etnobotani: Tanaman Ritual Agama Hindu-Bali”. Jurnal Pendidikan Biologi, 5(1), 96-105.

Sada, C., Alas, Y., Anshari, M & Geraghty, L. (2019). Indigenous People of Borneo (Dayak): Development, Social Cultural Perspective and Its Challenges. Cogent Art and Humanities, 6(1). https://doi.org/10.1080/23311983.2019.1665936

Sari, A., & Cahyanto, T. (2024). Studi Etnobotani Ritual Adat Babarit pada Masyarakat Dusun Lengkong Kabupaten Majalengka. Jurnal Mahasiswa Biologi, 4(2), 93-101. https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/filogeni/article/view/46683/21090

Silvia, Y., Hasanuddin & Djufri. (2017). Etnobotani Tumbuhan Anggota Arecaceae Di Kecamatan Seulimum. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unsyiah, 2(2). https://media.neliti.com/media/publications/202557-etnobotani-tumbuhan-anggota-arecaceae-di.pdf

Sofiah. (2014). Struktur dan Fungsi Tumbuhan. Jakarta: Erlangga.

Sujarwo, W., A.P. Keim, G., Caneva, C., Toniolo & M. Nicoletti. (2016). Ethnobotanical uses of Neem (Azadirachta indicaA.Juss.; Meliaceae) leaves in Bali (Indonesia) and the Indian subcontinent in relation with historical background and phytochemical properties. Journal of Ethnopharmacology, 189: 186-193. https://doi.org/10.1016/j.jep.2016.05.014

Sukmawati, N., E. Yuniati & R. Pitopang. (2013). Studi etnobotani tumbuhan obat pada masyarakat Suku Kaili Rai di Desa Toga Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah. Biocelebes, 7(2), 9- 14. https://bestjournal.untad.ac.id/index.php/Biocelebes/article/view/3923

Supiandi, M. I., Mahanal, S., Zubaidah, S., Hendrikus, J & Benediktus, E. (2019). “Etnobotani Tumbuhan Obat Tradisional yang Dimanfaatkan oleh Masyarakat Desa Di Sintang, Kalimantan Barat, Indonesia”. Jurnal Biodiversitas Keanekaragaman Hayati, 20 (5), 1264-1270. (https://www.idianjournals.com/ijoraspx?target=ijor.mpijpri&volume=12&issue=2&article=015)

Supiandi, M. I., Yakobus, B., Benediktus, E., Hendrikus, J., Florentina, R.E.W & Afrianus, J. (2021). Ethnobotany of Medicinal Plants in the Dayak Limbai Tribe. JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi), 6(2), 244-261. https://doi.org/10.31932/jpbio.v6i2.1382

Susanti, E. D., Nurchayati., Ardiyansyah, F., Kurnia, T. I. D & Anam, K. (2024). Studi Etnobotani Keanekaragaman Tanaman Pangan sebagai Referensi Ketahanan Pangan Masyarakat Using Banyuwangi. Jurnal Biosense, 7(1), 104-112.

Sutrisno, I. H., B., Akob, B., Navia, Z. I., Nuraini & Suwardi, A. B. (2020). Documentation of Ritual Plants Used Among the Aceh Tribe in Peureulak, East Aceh District, Indonesia. Jurnal Biodiversitas, 21(22), 4990-4998.

Wibowo, A. (2020). Analisis Pengembangan Desa Wisata Melalui Kearifan Lokal Guna Meningkatkan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dalam Perspektif Maqashid Syariah (Studi Di Desa Wisata Kandri Gunungpati Semarang). Skripsi. Semarang: Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang. https://repository.radenintan.ac.id/9483/1/SKRIPSI%202.pdf




DOI: https://doi.org/10.31932/jpbio.v11i1.6417

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.