PENINGKATAN STRATEGI DAYA SAING: PRODUK KERAJINAN LAMPU HIAS DARI BAHAN BAMBU DI DESA SUNGGUMANAI

Didit Fachri Rifai, Muklis Kanto, Muh Syurabiel, Ahmad Idris

Abstract


ABSTRACT

Sunggumanai village, Pattallassang sub-district, South Sulawesi province is one of the villages that has the potential for abundant natural raw materials, but their utilization has not been optimized. In general, this service activity aims to explore the benefits of bamboo plants which are widely available in the village, as well as to encourage the community to be creative so as to provide competitiveness, especially for the village of Sunggumanai. As for the implementation, making creations in the form of decorative lamps made of bamboo in an effort to increase the competitiveness of production both from the aspect of creativity and human resources. The method used starts from collecting interview and observation data followed by using value added analysis, namely by calculating the difference between the product value and the value of the costs incurred in creating one decorative lamp. From the calculation, it is obtained that 28% of the added value to one piece of production with the assumption that the final product value is Rp. 100,000 – costs of Rp. 72,200 = Rp. 28,000.

Keywords: Competitiveness, Bamboo, Decorative Lights


ABSTRAK

Desa Sunggumanai, kecamatan Pattallassang, provinsi Sulawesi Selatan merupakan salah satu desa yang memiliki potensi sumber bahan baku alam yang melimpah namum belum dioptimalkan pemanfataanya. Dalam kegiatan pengabdian ini secara umum bertujuan mengekplorasi akan manfaat tanaman bambu yang banyak terdapat didesa tersebut, sekaligus mendorong masyarakat untuk berkreasi sehingga memberi daya saing terutama bagi desa Sunggumanai. Adapun dalam pelaksanaanya membuat kreasi berupa kerajinan lampu hias berbahan bambu dalam upaya meningkatkan daya saing produksi baik dari aspek kreatifitas maupun sumber daya manusia. Metode yang digunakan dimulai dari pengumpulan data wawancara dan observasi dilanjutkan dengan menggunakan analisis nilai tambah yaitu dengan menghitung antara selisih nilai bersih produk dan besaran biaya nilai produksi yang dikeluarkan dalam menciptakan satu buah lampu hias. Dari perhitungan yang diperoleh bahwa sebesar 28% nilai tambah terhadap satu buah produksi dengan asumsi nilai produk akhir sebesar Rp.100.000 – biaya sebesar Rp.72.200 = Rp.28.000.

 Kata Kunci: Daya Saing, Bambu, Lampu Hias




Keywords


Competitiveness, Bamboo, Decorative Lights

Full Text:

PDF

References


Endah, Kiki.(2020). Pemberdayaan Masyarakat: Menggali Potensi Lokal Desa. Jurnal MODERAT, 6(1), 135-145. http://dx.doi.org/10.25157/moderat.v6i1.3319,. https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/moderat/article/view/3319

Sulistianingsih, M, I., & Santoso, Adi. (2012). Pengaruh Jenis Bambu, Waktu Kempa Dan Perlakuan Pendahuluanbilah Bambu Terhadap Sifat Papan Bambu Lamina. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 3(3), 199-207. https://dx.doi.org/10.20886/jphh.2012.30.3.199-207

Handayani, L. (2022). Pengembangan Potensi Pasar Loegood sebagai Pasar Budaya Melalui Wisata Edukasi Pemanfaatan Tanaman Bambu di Desa Girikerto. 2(1), 27–32. https://journal.kualitama.com/index.php/pelita/article/view/125

Noywuli, N., Sapei, A., H. Pandjaitan, N., & Eriyatno, E. (2019). Kebijakan Pengembangan Budidaya Tanaman Bambu untuk Pengelolaan Berkelanjutan DAS Aesesa Flores. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management), 9(4), 946–959. https://doi.org/10.29244/jpsl.9.4.946-959

Mesiyani., & Soeprahatin. (2020). Analisis Nilai Tambah Produk Kerajinan Bambu di Kabupaten Kebumen. Jurnal Ekonomi Pertanian & Agribisnis (JEPA), 4(2), 447-456. http://dx.doi.org/10.21776/ub.jepa.2020.004.02.21

Rahmadani, Yolanda., & Hakim, Primaditya. (2019). Pengembangan Desain Lampu Untuk Segmentasi Pasar Jepang Dengan Fleksibilitas Cahaya & Gesture Control. Jurnal Sains & Seni ITS, 8(1), 2337-3520. http://dx.doi.org/10.12962/j23373520.v8i1.38770

Hasan, Buaddin., & Chaeruddin. (2019). Pengembangan Usaha Lampu Hias Rumah Ukir Bambu di Kabupaten Bangkalan. Jurnal Terapan Abdimas, 4(2), 152-159. http://doi.org/10.25273/jta.v4i2.4805

Hamidah, Mutmaini., Hamid, Abdul., Sudrajad Jajat. (2015). Analisis Nilai Tambah Agroindustri Kripik Ubi di Kota Pontianak. Sosial Economic of Agriculture, 4(2), 60-73. http://dx.doi.org/10.26418/j.sea.v4i2.12770,. https://media.neliti.com/media/publications/23067-ID-analisis-nilai-tambah-agroindustri-kripik-ubi-di-kota-pontianak.pdf

Sjahruddin, Herman.,Djaya, Subhan., Amartya, Dian., & Rajab, Pitriani. (2022). Pemanfaatan Ubi Kayu Sebagai Bahan Baku Tepung Mocaf Dalam Meningkatkan Nilai Tambah Ekonomi di Desa Pacellekang. SURYA ABDIMAS, 6(1), 42-48. https://doi.org/10.37729/abdimas.v6i1.1503




DOI: https://doi.org/10.31932/jpmk.v5i1.1552

Article Metrics

Abstract view : 38 times
PDF - 24 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.