MODEL INKUBASI BISNIS BERBASIS KAMPUS DALAM MEMBANGUN EKOSISTEM WIRAUSAHA MUDA DI UNIVERSITAS BATAM
Abstract
ABSTRACT
The high unemployment rate among college graduates highlights the need for entrepreneurship-based competencies that focus not only on short-term training but also on organized and ongoing mentoring. The Young Entrepreneur Development Program through the Batam College Business Incubator was implemented as an effort to strengthen the capacity of students and graduates to start and develop businesses professionally. The implementation strategy is carried out through four main stages: entrepreneurship classes, bootcamp training, entrepreneurship training, and entrepreneurship training programs. Each program is designed to build an entrepreneurial mindset, develop specific trade skills, and provide access to systems, coaches, and encourage trade law enforcement. The results of this program demonstrated significant progress in entrepreneurial knowledge perspectives, entrepreneurial development skills through the Student MSME culinary bazaar, and readiness to develop business plans. Of the 30 initial participants, 10 successfully advanced to the training program and demonstrated a more focused increase in entrepreneurial competencies. This program not only influenced changes in students' entrepreneurial talents but also strengthened the role of universities as operators of regional economic strengthening. Therefore, the entrepreneurship training program proved to be a key approach in creating competitive young entrepreneurs, especially in the Batam region as an economic and industrial area.
Keywords: Business Incubation, Entrepreneurship, Batam University
ABSTRAK
Tingginya angka pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi, menyoroti kebutuhan akan kompetensi berbasis kewirausahaan yang tidak hanya berfokus pada pelatihan jangka pendek, tetapi juga pada pendampingan yang terorganisir dan berkelanjutan. Program Pembentukan Wirausaha Muda Melalui Inkubator Bisnis Perguruan Tinggi Batamâ dilaksanakan sebagai upaya untuk memperkuat kapasitas mahasiswa dan lulusan dalam memulai dan mengembangkan bisnis secara profesional. Strategi penerapan dilakukan melalui empat tahap utama: kelas kewirausahaan, pelatihan bootcamp, pelatihan kewirausahaan, dan program pelatihan kewirausahaan. Setiap program dirancang untuk membangun mentalitas kewirausahaan, mengembangkan keterampilan perdagangan khusus, dan memberikan akses kepada sistem, pelatih, serta mendorong penegakan hukum perdagangan. Hasil dari program ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam perspektif pengetahuan kewirausahaan, keterampilan pengembangan kewirausahaan melalui bazar kuliner UMKM Mahasiswa, dan kesiapan untuk mengembangkan rencana bisnis. Dari 30 peserta awal, 10 peserta berhasil maju ke program pelatihan dan menunjukkan peningkatan kompetensi kewirausahaan yang lebih terfokus. Program ini tidak hanya memengaruhi perubahan bakat kewirausahaan mahasiswa, tetapi juga memperkuat peran perguruan tinggi sebagai operator penguatan ekonomi daerah. Oleh karena itu, program pelatihan pembentukan kewirausahaan terbukti menjadi pendekatan kunci dalam menciptakan wirausahawan muda yang kompetitif, terutama di wilayah Batam sebagai kawasan ekonomi dan industri
Kata Kunci : Inkubasi Bisnis, Wirausaha, Universitas BatamKeywords
Full Text:
PDFReferences
Aditi, B. 2018. Buku Ajar Entrepreneurship & Startup Entrepreneur Yang Unggul. Deli Serdang: Perdana Medika.
Bank Indonesia. 2015. Profil Bisnis Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM). Jakarta: Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia-Bank Indonesia.
Frinces, Z.H. 2010. Pentingnya Profesi Wirausaha di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan. 7(1):34-57. https://doi.org/10.21831/jep.v7i1.576
Hasbullah, R., Surahman, M., Yani, A., Almada, D.P., Faizaty, E.N. 2014. Model Pendampingan UMKM Pangan Melalui Inkubator Bisnis Perguruan Tinggi. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia. 19(1):43-49.
Priastiwi, D., Handayani, H.R. 2019. Analisis Pengaruh Jumlah Penduduk, Pendidikan, Upah Minimum, dan PDRB Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka Di Provinsi Jawa Tengah. Diponegoro Journal of Economics. 1(1):159-169.
Salam, H.A. 2018. Urgensi Pendidikan Kewirausahaan Dalam Menghasilkan Wirausahawan Muda Dari Perguruan Tinggi. Ekspose : Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan. 17(2):653-664. http://dx.doi.org/10.30863/ekspose.v17i2.12 1
Scroeber, P. 2012. Human Design System. Derendingen: Jovian Archive Media.
Srihadiastuti, R., Hidayatullah, D.S. 2018. Analisis Penyebab Kegagalan Mendirikan Usaha Baru Pada Para Lulusan Program Wirausaha Baru Jawa Barat Kelas Ide Bisnis. Jurnal Ekonomi Pendidikan dan Kewirausahaan. 6(1):31-44. http://dx.doi.org/10.26740/jepk.v6n1.p31-44
Sudarno, S. 2011. Kontribusi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam Penyerapan Tenaga Kerja di Depok. Jurnal Ekonomi & Bisnis. 10(2):139-146. https://doi.org/10.32722/eb.v10i2.446
Sulistiani, D. 2014. Analisis SWOT Sebagai Strategi Perusahaan Dalam Memenangkan Persaingan Bisnis. eL-Qudwah: Jurnal Penelitian Integrasi Sains dan Islam. 7(2):1-10.
Wiratno, S. 2012. Pelaksanaan Pendidikan Kewirausahaan di Pendidikan Tinggi. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. 8(4):453-466. https://doi.org/10.24832/jpnk.v18i4.101
Ulya, I. 2017. Implementasi Pengembangan Enterpreneurship Dalam Kurikulum Prodi PGMI Institut Pesantren Mathali’ul Falah Pati- Jawa Tengah. Quality. 5(2):233-252. http://dx.doi.org/10.21043/quality.v5i2.3060
DOI: https://doi.org/10.31932/jpmk.v8i2.5590
Article Metrics
Abstract view : 15 timesPDF - 20 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
1.jpg)




