UPAYA PENCEGAHAN KENAKALAN REMAJA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS
Abstract
ABSTRACT
Juvenile delinquency is a social issue that requires serious attention from various parties, particularly families, schools, and the community. This community service activity aims to provide$ education and guidance to high school stude$nts to prevent deviant behavior and improve the overall quality of education. The implementation methods included lectures socialization and student development activities emphasizing moral and religious values. The program targeted high school students who are$ vulnerable to negative$ influences such as unhealthy peer interactions, excessive use of social media and aggressive$ behavior. The results of the activity indicate an increase in students understanding of the impacts of juvenile delinquency and an improvement in their attitudes discipline, and learning motivation. The posttest scores showed a significant increase compared to the pretest results demonstrating the e$ffectiveness of the interventions provided. This program is expected to serve as a sustainable preventive e$ffort to develop well-behaved, discipline$d, and high-quality young ge$ne$rations.
Keywords: juvenile$ delinquency, prevention, educational quality
ABSTRAK
Kenakalan remaja merupakan salah satu permasalahan sosial yang perlu mendapatkan perhatian serius dari berbagai pihak, terutama keluarga, sekolah, dan masyarakat. Ke$giatan pe$ngabdian ke$pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada remaja di Sekolah Menengah Atas agar mampu menghindari perilaku menyimpang serta dapat meningkatkan mutu Pendidikan disekolah. Metode$ pelaksanaan kegiatan dilakukan me$lalui ceramah, sosialisasi, dan pembinaan yang menekankan pada nilai-nilai moral serta agama. Sasaran kegiatan adalah remaja di Sekolah Menengah Atas yang rentan terhadap pengaruh negatif seperti pergaulan bebas, pe$nyalahgunaan media sosial, dan perilaku agresif. Hasil ke$giatan menunjukkan adanya pe$ningkatan pe$mahaman peserta tentang dampak kenakalan remaja serta meningkatnya nilai siswa dalam menunjang mutu pendidikan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah preventif yang berkelanjutan dalam menciptakan generasi muda yang berakhlak, disiplin, dan bermutu.
Kata kunci : kenakalan remaja, pencegahan, mutu pendidikan
Juve$nile$ de$linque$ncy is a social issue$ that re$quire$s se$rious atte$ntion from various partie$s, particularly familie$s, schools, and the$ community. This community se$rvice$ activity aims to provide$ e$ducation and guidance$ to high school stude$nts to pre$ve$nt de$viant be$havior and improve$ the$ ove$rall quality of e$ducation. The$ imple$me$ntation me$thods includeKeywords
Full Text:
PDFReferences
Anggriawan, T. P., dkk. (2024). Sosialisasi upaya pencegahan tindak kenakalan remaja pada anak-anak dan remaja. Panti Asuhan LKSA Tunas Melati Muhammadiyah Tuban.
Astuti, R. (2017). Pengaruh lingkungan keluarga dan teman sebaya terhadap perilaku kenakalan remaja. Jurnal Pendidikan dan Psikologi, 8(2), 45–53.
Erna. (2020). Perkembangan masa remaja. Dalam Agnes Monica Waruwu dkk. (2025).
Fitri, A. (2016). Pengaruh kontrol diri terhadap perilaku kenakalan remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan, 11(2), 101–112.
Gunarsa, S. (2014). Psikologi Remaja. PT BPK Gunung Mulia.
Hasan, M. (2018). Peran guru sebagai pembimbing dalam mencegah kenakalan remaja di sekolah. Jurnal Pendidikan Humaniora, 4(3), 112–120.
Hasanah, U. (2019). Efektivitas pembinaan siswa dalam meningkatkan disiplin dan motivasi belajar. Jurnal Manajemen Pendidikan, 4(1), 68–77.
Hurlock, E. B. (2018). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Erlangga.
Koesmadi, D. (2015). Upaya sekolah dalam mengatasi kenakalan remaja melalui pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(2), 88–98.
Lestari, P. (2020). Dampak media sosial terhadap perilaku remaja. Jurnal Komunikasi Digital, 7(1), 34–47.
Manurung, R. (2017). Pola asuh orang tua dan hubungannya dengan kenakalan remaja. Jurnal Sosial dan Pendidikan, 4(2), 75–87.
Megawati, S. (2021). Upaya pembinaan disiplin siswa dalam meningkatkan mutu pendidikan. Jurnal Administrasi Pendidikan, 12(1), 55–66.
Nugroho, P., & Rahayu, D. (2019). Faktor-faktor penyebab kenakalan remaja dan strategi penanganannya. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 7(2), 99–108.
Nurmalia, D., & Pratiwi, S. (2020). Peran sekolah dalam mencegah perilaku menyimpang siswa melalui pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 55–66.
Rofiq, A. (2018). Efektivitas program pembinaan kepribadian dalam mencegah perilaku menyimpang remaja. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 4(1), 23–31.
Rulmuzu, F. (2021). Kenakalan remaja dan penanganannya. (Nama jurnal atau penerbit tidak disebutkan).
Santrock, J. W. (2019). Adolescence (15th ed.). McGraw-Hill.
Sari, K. W. (2022). Kolaborasi sekolah dan orang tua dalam pencegahan perilaku menyimpang di kalangan remaja. Jurnal Pendidikan Sekolah Menengah, 6(1), 44–58.
Sudarsono. (2015). Kenakalan Remaja: Prevensi, Rehabilitasi, dan Resosialisasi. Rineka Cipta.
Sukardi. (2013). Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik dalam Pembelajaran. RajaGrafindo Persada.
Willis, S. S. (2012). Problematika kenakalan remaja. Alfabeta.
Wulandari, D. (2020). Peran lingkungan sekolah dalam membentuk karakter disiplin siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 3(2), 88–96.
Zakiyah, N. (2018). Faktor internal dan eksternal yang memengaruhi perilaku remaja. Jurnal Psikologi Remaja, 5(3), 120–130.
DOI: https://doi.org/10.31932/jpmk.v8i2.5680
Article Metrics
Abstract view : 50 timesPDF - 12 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
1.jpg)




