TINDAK TUTUR DALAM UPACARA PERKAWINAN ADAT PADA MASYARAKAT DAYAK DESA
Abstract
Tujuan penelitian adalah memaparkan tindak tutur yang digunakan dalam upacara perkawinan adat masyarakat Dayak Desa. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa tindak tutur yang digunakan dalam upacara adat perkawinan masyarakat Dayak Desa. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah teknik observasi, wawancara mendalam, perekaman, teknik simak, dan catat. Analisis data dilakukan dengan analisis data folklor, yaitu (1) Open coding, (2) Axial coding, dan (3) Display coding. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tindak tutur yang digunakan dalam upacara perkawinan adat masyarakat Dayak Desa terdapat tiga tindak tutur, yaitu tindak tutur lokusi, tindak tutur ilokusi, dan tindak tutur perlokusi. Tindak tutur yang paling sering digunakan adalah tindak tutur ilokusi. Hampir semua tuturan menggunakan pepatah. Tindak tutur tersebut bertujuan untuk memotivasi dan memberi nasihat.
Kata Kunci: Tindak Tutur, Perkawinan AdatFull Text:
PDFReferences
Altikriti, S. F. (2011). Speech act analysis to short stories. Finland: Academy Publisher. Vol.2, No. 6.
Astuti, Sri dkk. (2022). Pelatihan Keterampilan Berbicara. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Vol. 5, No. 5.
Chaer, Abdul dan Agustina, Leonie. (2010). Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Renika Cipta.
Koutchade, I. S. (2017). Analysing speech acts in buhari’s address at the 71st session of the UN general assembly. Australia: Australian International Academic Centre. Vol 6, No.3.
Olagunju, S. (2016). Pragmatic functions in 2010 world cup football matches in selected print media in nigeria. Nigeria: An International Peer-review Journal. Vol. 23.
Ranjabar. 2013. Sistem Sosial Budaya Indonesia Suatu Pengantar. Bandung: Alfabeta.
DOI: https://doi.org/10.31932/jpbs.v8i1.2401
Article Metrics
Abstract view : 302 timesPDF - 158 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Sri Astuti, Tedi Suryadi

Jurnal KANSASI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








