PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA INTENSIF MELALUI METODE SCRAMBLE PADA SISWA KELAS XI IPS 3 SMAS PANCA SETYA SINTANG TAHUN PELAJARAN 2021/2022
Abstract
Rendahnya kemampuan membaca intensif yang berpengaruh pada perolehan hasil belajar yang tidak mencapai standar ketuntasan yaitu 70, hal ini yang melatar belakangi peneliti untuk melakukan penelitian pada kelas XI IPS 3 SMAS Panca Setya Sintang Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan penggunaan metode scramble untuk meningkatkan kemampuan membaca intensif teks prosedur siswa kelas XI IPS 3 SMAS Panca Setya Sintang Tahun Pelajaran 2022/2023; Mendeskripsikan aktivitas membaca intensif siswa menggunakan metode scramble pada siswa kelas XI IPS 3 SMAS Panca Setya Tahun Pelajaran 2022/2023; mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca intensif menggunakan metode scramble siswa kelas XI IPS 3 SMAS Panca Setya Sintang Tahun Pelajaran 2022/2023.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskritif kualitatif dan bentuk penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, teknik pengukuran, teknik wawancara dan teknik dokumentasi sedangkan alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah lembar observasi, lembar tes, lembar wawancara. Subyek penelitian siswa kelas XI IPS 3 SMAS Panca Setya Sintang Tahun Pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 30 orang.  Hasil penelitian ditemukan bahwa penggunaan metode scramble di kelas XI IPS 3 SMAS Panca Setya Sintang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa, seperti kemampuan membaca intensif yang sangat baik. Peningkatan kemampuan membaca intensif menggunakan metode scramble pada siswa kelas XI IPS 3 SMAS Panca Setya Sintang dikategorikan sangat baik, hal ini menunjukkan bahwa metode scramble mampu menjadi sebuah sarana yang menghantar pada pengembangan kemampuan berpikir (kognitif), bertindak (afektif), dan terampil membaca (psikomotorik). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat direkomendasikan beberapa saran, antara lain: (1) siswa dapat membaca intensif sekaligus mengambil hal positif dari sifat-sifat, hobi tokoh yang menunjang keberhasilan, dan perjuangan hidup tokoh untuk meraih kesuksesan, sehingga siswa dapat termotivasi dan lebih rajin belajar agar dapat berhasil; (2) sebaiknya guru dapat terus mengembangkan dan menerapkan pembelajaran menggunakan metode scramble terutama untuk pembelajaran membaca intensif. Berdasarkan hasil penelitian, siswa merasa lebih mudah dalam memahami teks bacaan, dan (3) bagi para praktisi atau peneliti lain di bidang pendidikan dapat melakukan penelitian serupa dengan model pembelajaran yang berbeda sehingga diperoleh berbagai alternatif model pembelajaran membaca intensif.
Kata Kunci : Metode scramble, Kemampuan Membaca Intensif.
Full Text:
PDFReferences
Abidin, Yunus (2012) Pembelajaran Membaca Berbasis Karakter. Bandung: Refika Aditama
Ali, Muhammad. (1994). Strategi Penelitian Pendidikan. Bandung : Angkasa.
Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta.
Fadmawati, 2009. Defenisi Metode Scramble. [Online] Tersedia: http://www.petra.ac.id. [12 Agustus 2012].
Fatkhurhmah. (2010). Penegrtian Kemampuan. [Online] Tersedia: http://www.petra.ac.id. [12 Agustus 2012].
Iskandar. (2011). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Gaung Perkasa.
Kolker, Azrie. (2009). Mengatasi Kesulitan Membaca. [Online] Tersedia: http://www.wordpress.com. [20 Agustus 2012].
Lestasari, Eki Yanmia.(2006). Upaya Peningkatan Keterampilan Membaca Dengan Menggunakan Teknik Pemahaman Isi Bacaan Pada Siswa Kelas V SDN Tambak Aji 02 Semarang. Semarang : Universitas Negeri Semarang.
Moleong, J.Lexy.(2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT.Remaja Rosdakarya.
Mulyati, Yeti. (2010). Bahasa Indonesia. Jakarta : Universitas Terbuka.
Muflihah, A., & Maksum, K. (2016). Penerapan Metode Scramble untuk Meningkatkan Prestasi Belajar SKI Kelas V MI Al-Iman Sorogenen. LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan), 6(1), 61-75.
Poerwadarminta, WJS. (1999). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Soparno. 2009. Pengeetian Metode Scramble. [Online] Tersedia: http://www.wordpress.com. [20 Agustus 2012].
Sudarso. (2010). Kecakapan Membaca. [Online] Tersedia: http://www.petra.ac.id. [12 Maret 2012].
Sugiyono. (2009). Pendekatan Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Susilo, Herawati.(2007). Panduan Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta : Pustaka Book Publiser.
Tarigan, Henry Guntur.(2016). Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung : Angkasa.
Tomkins. (2009). Jenis-Jenis Membaca Intensif. [Online] Tersedia: http://www.wordpress.com. [20 Agustus 2012].
Widodo, Rahmat .2009. Model Pembelajaran Scramble. [Online] Tersedia: http://www.wordpress.com. [20 Agustus 2012]
DOI: https://doi.org/10.31932/jpbs.v8i1.2678
Article Metrics
Abstract view : 119 timesPDF - 105 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Mateus T. Tapoona

Jurnal KANSASI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








