ANALISIS PROSES RITUAL PERNIKAHAN ADAT DAYAK KETUNGAU SESAEK DI DUSUN EMPETAI DESA MERBANG KECAMATAN BELITANG HILIR KABUPATEN SEKADAU
Abstract
Latar belakang penelitian Ritual Pernikahan Adat Suku Dayak Ketungau Sesaek. Pernikahan Adat Dayak Ketungau Sesaek dilakukan karena pernikahan adat ini merupakan cara untuk menghormati keluarga, warisan budaya dan agama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses ritual, simbol dan makna simbol, serta nilai-nilai yang ada dalam Ritual Pernikahan adat Dayak Ketungau Sesaek. Penelitian ini menggunakan Pendekatan etnografi dengan metode penelitian kualitatif dan bentuk penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini berdasarkan rumusan masalah pertama adalah peneliti menemukan adanya proses ritual pernikahan adat yang terdapat dalam Pernikahan adat Dayak Ketungau Sesaek. Pada penelitian proses ini terdapat beberapa rangkaian adat atau acara, mulai dari adat tanya terang, adat pangal Galang atau adat minta, adat antar Ramu atau adat tunangan dan pernikahan adat Dayak Ketungau Sesaek. Peneliti menyimpulkan bahwa Pernikahan adat Dayak Ketungau Sesaek memiliki bebrapa tahap proses, nilai, simbol dan makna simbol dalam rangkaian acara atau ritual yang dilakukan sesuai dengan ketentuan adat yang sudah berlaku dari sejak dahulu. Peneliti harap agar penelitian ini terus berkembang untuk membangun budaya tradisional dan tetap melestarikannya.
Kata Kunci: Proses, Simbol, Nilai Pernikahan Adat
Full Text:
PDFReferences
Azmi, U. (2023). Fase dan Makna Simbol Ritual Badudus dalam Novel “Lalu Tenggelam di Ujung Matamu”: Kajian Antropologi Simbolik Victor Turner. SeBaSa, 6(1).
Armet, A., Atsari, L., & Septia, E. (2021). Perspektif Nilai Budaya dalam Cerpen Banun Karya Damhuri Muhammad. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 174.
Fretisari, I. (2016). Makna Simbol Tari Nimang Padi Dalam Upacara Adat Naek Dango Masyarakat Dayak Kanayant. Ritme, 2(1), 68–77.
Hajaria, H., Kurnia, K., & Muttalib, A. (2022). Analisis Makna Simbolis Ritual Prosesi Pernikahan Etnik Mandar Kajian Semiotika Ferdinand De Saussure. Journal Peqguruang: Conference Series, 4(2), 592
Pinson, FX. dan Kunjan, Blasius. 2005. Sejarah, Adat-istiadat dan Hukum Adat Dayak Ketungau Sesaek. Pontianak: PPSDAK Pancur Kasih.
Rumahuru, Y. Z. (2018). RITUAL SEBAGAI MEDIA KONSTRUKSI IDENTITAS : Suatu Perspektif Teoretisi. Dialektika: Jurnal Pemikiran Islam Dan Ilmu Sosial, 11(01), 22–30.
Siregar, E. D., & Wulandari, S. (2020). Kajian Semiotika Charles Sanderspierce: Relasitrikotomi (Ikon,Indeks dan Simbol) dalam Cerpenanak Mercusuar karya Mashdar Zainal. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 04(1), 29–41.
Syuhada, Murtadlo, A., & Rokhmansyah, A. (2018). Nilai Dalam Cerita Rakyat Suku Dayak Tunjung Tulur Aji Jangkat Di Kutai Barat: Kajian Folklor. Ilmu Budaya (Jurnal Bahasa, Sastra, Seni Dan Budaya), 2(2), 188–195.
Yurisma, D. Y., & Bahruddin, M. (2020). Pemaknaan Simbol Reog Ponorogo Dalam Tradisi Jawa: Sebuah Kajian Kritis. Bricolage : Jurnal Magister Ilmu Komunikasi, 6(01), 101.
DOI: https://doi.org/10.31932/jpbs.v9i2.4434
Article Metrics
Abstract view : 158 timesPDF - 56 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Sri Astuti, Agustina Siot

Jurnal KANSASI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








