PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIPE JIGSAW TERHADAP KESULITAN SISWA DALAM MEMAHAMI PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR

Dina Herdianti

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap kesulitan siswa dalam memahami materi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada jenjang Sekolah Dasar. Subjek dalam penelitian ini adalah 12 siswa kelas III SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental berupa one group pre-test post-test. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah instumen soal pre-test dan post-test sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Selain itu, angket kesulitan belajar juga diberikan kepada siswa untuk mengetahui kendala dan kesulitan yang dialami selama proses pembelajaran. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, termasuk uji-t untuk melihat perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Termasuk perhitungan N-Gain dilakukan untuk mengukur efektivitas peningkatan peahaman siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar setelah diterapkannya model pembelajaran ini, ditunjukan dengan rata-rata skor pre-test senilai 38,5 dan post-test senilai 75,5. Nilai N-Gain rata-rata berada pada kategori sedang dengan skor 56,53% yang mengindikasikan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terbukti dapat meningkatkan pemahaman siswa sekaligus membantu mengurangi kesulitan belajar, terutama dalam konteks pembelajaran IPAS kelas 3 jenjang Sekolah Dasar.

Keywords


Pembelajaran kooperatif, sekolah dasar

References


Arends, R. I. (2012). Learning to Teach (9th ed.). New York: McGraw-Hill.

Djollong, A. (2019). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Prenadamedia Group.

Djollong, A. F. (2014). Tehnik pelaksanaan penelitian kuantitatif. Istiqra: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 2(1).

Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (1999). Learning Together and Alone: Cooperative, Competitive, and Individualistic Learning. Boston: Allyn and Bacon.

Kemendikbud. (2022). Buku Guru IPAS Kelas III Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Lie, A. (2004). Cooperative Learning: Mempraktikkan Cooperative Learning di Ruang-ruang Kelas. Jakarta: Grasindo.

Slavin, R. E. (2015). Cooperative Learning: Theory, Research, and Practice (2nd ed.). Boston: Allyn and Bacon.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suprijono, A. (2013). Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.




DOI: https://doi.org/10.31932/jpdp.v12i1.5282

Article Metrics

Abstract view : 2 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.