PROSES DAN MAKNA SIMBOL NGUMPAN BATU DAYAK INGGAR SILAT DESA SUNGAI BUAYA KECAMATAN KAYAN HILIR KABUPATEN SINTANG

Valentinus Ola Beding, Evi Fitrianingrum, Maria Meilawati

Abstract


Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses ritual, simbol dan makna dalam tradisi Ngumpan batu Dayak Inggar Silat di Desa Sungai Buaya, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya delapan tahapan prosesi, 13 simbol beserta maknanya dan satu jampi yang digunakan dalam ritual. Ritual ini hanya dilakukan ketika seseorang secara tidak sengaja menemukan batu yang dianggap sakral melalui mimpi. Batu tersebut dibedakan dari batu biasa melalui cara penemuannya. Pelaksanaan ritual melibatkan anggota keluarga dan pemimpin ritual. Tradisi ini mengandung nilai spiritual tinggi yang mencerminkan hubungan antara manusia, alam dan leluhur. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa ngumpan batu merupakan warisan budaya yang perlu dilestarikan. Saran diberikan kepada masyarakat agar terus menjaga dan memperkenalkan tradisi ini kepada generasi muda sebagai bagian penting dari identitas budaya di tengah kemajuan zaman.

Kata kunci: Proses dan Makna, Simbol, Ngumpan Batu


Full Text:

PDF

References


Litta, Terseia, and Herlina. Struktur Dan Makna Ritual Mandi Pancor Adat Dayak Sawe Di Sekadau. Jurnal Tawak: Hunatech 2, no. 2 (2023): 23– 33.

Rizqiya, Nasyitha. (2024). Perkembangan Sastra Indonesiadari Budaya LisanKe Karya Tulis Modern. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Budaya, Volume 3, Halaman 106-111 https://journal.amikveteran.ac.id/index.php/jpbb/article/view/4608/3054.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitafif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryadi, Tedi. dkk (2023). Sengkelan Kanong (Kearifan Lokal Masyarakat Melayu Sintang). Pati: Al Qalam Media Lestari.




DOI: https://doi.org/10.31932/jpbs.v10i2.6134

Article Metrics

Abstract view : 7 times
PDF - 3 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Valentinus Ola Beding, Evi Fitrianingrum, Maria Meilawati



Creative Commons License
Jurnal KANSASI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.