Persepsi Generasi Muda di Muara Komam Terhadap Fungsi Ekologis Legenda Gunung Halat
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi generasi muda di Muara Komam terhadap fungsi ekologis legenda Gunung Halat sebagai bagian dari tradisi lisan yang hidup di masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif interpretatif. Data diperoleh melalui angket dan wawancara terhadap 10 responden generasi muda berusia 18–25 tahun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi muda pada umumnya telah mengenal legenda Gunung Halat melalui penceritaan lisan dari keluarga, guru, dan lingkungan sosial. Namun, pemahaman terhadap legenda tersebut belum sepenuhnya berkembang menjadi pemaknaan ekologis yang mendalam. Sebagian besar responden masih memandang legenda sebagai cerita asal-usul, tanpa mengaitkannya dengan pesan tentang hubungan antara tindakan manusia dan lingkungan.
Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan pemahaman, di mana legenda telah dikenal, tetapi nilai ekologis yang terkandung di dalamnya belum sepenuhnya disadari. Legenda Gunung Halat memiliki potensi sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal yang dapat digunakan untuk menumbuhkan kesadaran ekologis generasi muda serta memperkuat identitas budaya lokal.
Kata kunci: legenda, tradisi lisan, persepsi generasi muda, fungsi ekologis, kearifan lokal.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Achmad, A. R., Natasia, R., & Haliq, A. (2025). Revitalisasi Tradisi Lisan Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal di Era Modern. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(5). https://doi.org/https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.26811
Annisa, Z. N., Rahman, H., Queena, N., & Putri, H. (2018). Analisis Ekologi Sastra dalam Cerita Rakyat Jawa Timur. Prosiding Bahasa Dan Sastra Indonesia Hebat, Vol. 1 No., 623–628.
Arisa, Muhlis, Srimularahmah, A., & Rahmi, N. (2021). Hubungan Timbal Balik Manusia dan Alam dalam Legenda Ikan Bungo: Kajian Ekologi Sastra. GERAM Gerakan Aktif Menulis, 9, 74–81.
Batubara, A., & Nurizzati. (2020). Struktur dan Fungsi Sosial Cerita Rakyat Legeda Asal-Usul Kampung Batunabontar. Bahasa Dan Sastra, 8(1), 1–9. https://doi.org/10.24036/81088680
Devi, S. (2024). “ Folklore ” As a Tool for Environmental Conservation and Traditional Ecological Knowledge. Educational Administration: Theory and Practice, 30(11), 1707–1715. https://doi.org/10.53555/kuey.v30i11.9902
Ekasari, M., & Brata, N. T. (2023). Fungsi Mitos, Etika Lingkungan dan Integrasi pada Aktivitas Mendaki Gunung Lawu. Ndonesian Journal of Conservation, 12(1), 149–159. https://doi.org/10.15294/jsi.v12i1.41919
Hanafi, A., Setyawan, G. I., MS, L., Santoso, L., Amin, M., Fitriadi, M., & Bacco, H. A. T. (2012). HIKAYAT TANJUNG PUTRI DAN TANGISAN PUTRI GALUH SEWANGI Cerita Rakyat Kabupaten Tabalong (Y. S. A. Suseno (ed.); 1st ed.). Tahura Media dam Pemerintah Kabupaten Tabalong, Dinas Sosial Kebudayaan dan Pariwisata. https://hisamihalidi.blogspot.com/2012/11/cerita-rakyat-kabupaten-tabalong.html?m=1
Igba, D. I., Nwajiuba, C. A., Nwafor, C. E., Elom, C., & Obianika, E. C. (2019). Using Folklores for Inculcating Values in Adolescents in Secondary Schools. International Journal of Applied Environmental Sciences, 14(2), 129–144.
Jabar, N. A., Sukri, S., Jamal, D. H. D., Kiffli, S., & Suliman, M. S. (2024). Literature and Cultural Relationship Between Environmental Sustainability Ecology : Folklore The and. BIO Web of Conferences, 03007. https://doi.org/https://doi.org/10.1051/bioconf/202413103007
Kembaren, M. M., Nasution, A. A., & Lubis, M. H. (2020). CERITA RAKYAT MELAYU SUMATRA UTARA BERUPA MITOS MASYARAKAT THE MYTHS AND LEGENDS STORIES OF NORTHERN MALAY SUMATRA IN SHAPING OF LOCAL WISDOM. Rumpun Jurnal Persuratan Melayu, 8(1), 1–12.
Mengkow, Y. (2026). Interrelation between Humans and Environment in Folk Literature : Ecocriticism in Higher Education. LEARN Journal: Language Education and Acquisition Research Network ISSN:, 0672(June).
Milles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Sage Publication.
Precilia, M. (2024). TRADISI LISAN: PERAN FOLKLOR DALAM MELESTARIKAN IDENTITAS BUDAYA KEC. KUMUN DEBAI KOTA SUNGAI PENUH. Bookchapter ISBI Bandung, 227–244.
Rahmawati, I. S., Sutrisna, D., & Nisya, R. K. (2023). Nilai-nilai Kearifan Lokal dan Pendidikan Karakter dalam Cerita Rakyat Lutung Kasarung. 9(2), 1147–1157. https://doi.org/https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.4397
Ramadhani, A. R., Fitriani, Y., & Utami, P. I. (2025). Representasi Etika Lingkungan dan Nilai Kearifan Ekologis Pada Cerita Rakyat Balo. PEMBAHSI: Jurnal Pembelajaran Bahasa Indonesia, 15(2). https://doi.org/https://doi.org/10.31851/pembahsi.v15i2.17650
Rios, I. D. B. (2022). Between People and Place : Folklore Pertaining to the Natural Environment in a Farming Community in Argao , Cebu. Internasional Journal of Intangible Heritage, Vol. 17, 152–166.
Rohmadi, R. W., Maulana, A. K., & Suprapto. (2021). REPRESENTASI TRADISI LISAN DALAM TRADISI JAWA METHIK PARI DAN GEJUG LESUNG. Jurnal Diwangkara, 1(1), 36–41.
Sugiarto, E. (2017). Kearifan Ekologis sebagai Sumber Belajar Seni Rupa: Kajian Ekologi-Seni di Wilayah Pesisir Semarang. Imajinasi, XI(2).
Talan, F., Nai, F. A., & Djokaho, M. P. E. (2025). Struktur Legenda Gunung Mutis Di Desa Fatumnasi Kecamatan Fatumnasi Kabupaten Timor Tengah Selatan. Jurnal Lazuardi, 8(2), 203–220.
Widjanarko, M., & Marliana, E. (2022). Perilaku Ekologis Kaum Muda dalam Pelestarian Lingkungan di Pegunungan Muria. Ecopsy, 9(April), 50–59. https://doi.org/10.20527/ecopsy.2022.03.005
Yelly, P. (2019). Analisis Makhluk Superior (Naga) dalam Legenda Danau Kembar (Kajian Semiotika Roland Barthes; Dua Pertandaan Jadi Mitos. Serunai Bahasa Indonesia, 16(2), 121–125. https://doi.org/https://doi.org/10.37755/jsbi.v16i2.200
DOI: https://doi.org/10.31932/jpbs.v11i1.6536
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Salsabila Mutia Zulfa, Nina Queena Hadi Putri

Jurnal KANSASI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








