TRANSFORMASI ISTILAH KEPEMIMPINAN: DARI TUMENGGUNG KE PEMANGKU ADAT PADA SUKU ANAK DALAM DI DUSUN SEKALADI DESA PELEMPANG, JAMBI

Tohap Pandapotan Simaremare, Rina Oktaviana Sihotang, Anisa Indriyati, Lalu Sumardi, Andiopenta Purba, Intan Indah Megasari, Parlaungan Gabriel Siahaan, Adriana Kolo

Abstract


Suku Anak Dalam merupakan komunitas masyarakat adat yang berasal dari Provinsi Jambi, yang bermukim di kawasan hutan dan tersebar di beberapa wilayah seperti Kabupaten Batanghari, Merangin, Sarolangun, Muaro Jambi, dan lainnya. Salah satu kelompok Suku Anak Dalam berada di Desa Pelempang, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini didasarkan pada pernyataan Datok Rahman, selaku Pemangku Adat Suku Anak Dalam di Desa Pelempang, yang menyatakan bahwa setelah kemerdekaan Indonesia, istilah “Tumenggung” diganti menjadi “Pemangku Adat.” Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan para Pemangku Adat Suku Anak Dalam di Desa Pelempang. Penelitian ini berfokus pada kepemimpinan para Pemangku Adat dalam komunitas Suku Anak Dalam di Desa Pelempang, serta mengkaji apakah terdapat perubahan dalam tugas dan wewenang mereka setelah istilah kepemimpinan tertinggi berubah dari Tumenggung menjadi Pemangku Adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang berubah hanya istilahnya, sedangkan tugas dan wewenang Pemangku Adat tetap sama seperti Tumenggung pada masa sebelumnya. Dengan kata lain, Pemangku Adat tetap memegang posisi kepemimpinan tertinggi dalam komunitas Suku Anak Dalam di Desa Pelempang. Pemilihan Pemangku Adat didasarkan pada garis keturunan, kemauan, serta kemampuan calon penerus, dan juga persetujuan dari masyarakat. Peran dan tanggung jawab Pemangku Adat dapat berbeda-beda di setiap komunitas dan kebudayaan.

Kata kunci: Tumenggung, Pemangku Adat, Suku Anak Dalam


Full Text:

PDF

References


Adelliani, N., Sucirahayu, C. A., Zanjabila, A. R., & others. (2023). Analisis tematik pada penelitian kualitatif. Penerbit Salemba.

Arzam, A. (2012). peranan pemangku adat. Iain Kerinci, 07, 119--130.

Aura, F. S., & Aura, D. P. D. (2023). ASPEK SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT PADA FILM DOKUMENTER “ORANG RIMBA”(THE LIFE OF SUKU ANAK DALAM). Prosiding Konferensi Ilmiah Pendidikan, 4, 314–330.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.

Dwiyanti, N. S., Awani, R., & Sungkono, S. (n.d.). Menyusur Rimba: Peran Pendidikan Non-Formal dalam Menjaga Identitas dan Kearifan Lokal Suku Anak Dalam di Jambi.

Flick, U. (2018). Designing qualitative research.

Franciska, N., Pebriyenni, P., Aini, K., & Qhotrunnada, D. N. (2023). Tradisi Upacara Basela Sebagai Kearifan Lokal Suku Anak Dalam (SAD) Jambi Dalam Mempertahankan Kultur di Era Globalisasi. Jurnal Ilmiah Langue and Parole, 7(1), 70–78.

Indrizal, E., & Anwar, H. (2023). The indigenous people Suku Anak Dalam Batin Sembilan livelihood: Adaptation and socio-cultural dynamics. ETNOSIA: Jurnal Etnografi Indonesia, 8(1), 24–43.

Kusnadi, E., & others. (2026). TUMENGGUNG LEADERSHIP IN MANAGERIAL PSYCHOLOGY: EDUCATIONAL AND RELIGIOUS PHENOMENA. Veredas Do Direito, 23(5), e235265--e235265.

Maisaroh, S., Kusmana, A., & Izar, J. (2023). Leksikon Budaya Tradisi Besale Suku Anak Dalam Batin Sembilan di Desa Tanjung Lebar Kecamatan Bahar Selatan Kabupaten Muaro Jambi, Tinjauan: Kajian Etnolinguistik. Kajian Linguistik Dan Sastra, 1(3), 282–294.

Muhammad, M., US, K. A., Syaroni, S., Jamrizal, J., & Sumirah, S. (2023). Strategi Kepemimpinan Kepala Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dalam Mengembangkan Life Skiil (Studi Kasus Terhadap Suku Anak Dalam) di Kecamatan Bajubang. Ta’rim: Jurnal Pendidikan Dan Anak Usia Dini, 4(3), 78–93.

Nurhayati, N., Apriyanto, A., Ahsan, J., & Hidayah, N. (2024). Metodologi Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Patton, M. Q. (2014). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice. Sage publications.

Samsu, S., Rusmini, R., Kustati, M., Ritonga, M., Novia Maulana, A., & Zulmuqim, Z. (2022). Tumenggung leadership and educational model in leading indigenous people: Suku Anak Dalam portrait. Cogent Social Sciences, 8(1), 2123634.

Simaremare, T. P., Putra, A. J., Setiyadi, B., Purba, A., Yani, D. F., & Aswan, D. M. (2024). Profil Pelajar Pancasila Berbasis Kearifan Lokal Suku Anak Dalam Jambi. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 9(1), 107–119.

Simaremare, T. P., Zuhriyah, A., Susanti, C. A., Nababan, E. T., Ananda, G., & Zhiazan, M. (2025). ARAH PENDIDIKAN SUKU ANAK DALAM, DALAM PERSPEKTIF EPISTEMOLOGIS. Inovasi Pendidikan Nusantara, 6(3).

Siswoyo, S., Soleh, A., Susilawati, E., Kurniawan, H., & Rahayu, Y. (2025). Model dan strategi inklusi budaya Suku Anak Dalam di era modern di Provinsi Jambi. Jurnal Development, 13(1), 45–61.

Sofa, A., Mawarni, E., & Maros, A. (2023). IMPLEMENTASI PROGRAM WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR 9 TAHUN BAGI SUKU ANAK DALAM. Administraus, 7(1), 31–42.

Sumilih, D. A., Jaya, A., Fitrianingsih, A. D. R., Nugrohowardhani, R. L. K. R., Irawan, E. P., Dirna, F. C., Rachmaningtyas, N. A., Ras, A., Pujiriyani, D. W., Setyorini, N., & others. (2025). Metode penelitian kualitatif. PT. Star Digital Publishing, Yogyakarta-Indonesia.

Yelianti, U., Muswita, M., & Aswan, D. M. (2023). Medicinal Plant Used by Indigenous People Namely Suku Anak Dalam (SAD) in Nyogan Village Jambi Province. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(2), 977–980.




DOI: https://doi.org/10.31932/jpk.v11i1.6443

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.