CIVIC CULTURE DALAM NGIDANG NGOBENG SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN PPKN BERBASIS BUDAYA LOKAL

Diva Amanda, Suyato Suyato

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai sosial yang terkandung dalam tradisi  Ngidang Ngobeng serta menganalisis relevansinya sebagai sumber pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) yang berbasis budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan tradisi lokal, civic culture, dan pembelajaran PPKn. Data dikumpulkan melalui penelusuran, seleksi, serta analisis isi terhadap literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tradisi  Ngidang Ngobeng mengandung nilai kewarganegaraan diantaranya yaitu, gotong royong, kesetaraan, kebersamaan, solidaritas sosial, partisipasi, tanggung jawab, dan religiusitas. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam pola interaksi sosial, tata pelaksanaan, serta peran setiap individu selama tradisi berlangsung. Dalam konteks PPKn, tradisi ini relevan sebagai sumber pembelajaran kontekstual karena mampu menghubungkan nilai-nilai Pancasila dan kewarganegaraan dengan pengalaman nyata peserta didik. Dengan demikian, tradisi  Ngidang Ngobeng berpotensi dimanfaatkan untuk memperkuat pembentukan karakter, kesadaran sosial, dan sikap kewarganegaraan generasi muda melalui pembelajaran berbasis budaya lokal.

 

Kata kunci:  Ngidang Ngobeng, PPKn, Budaya

Full Text:

PDF

References


Banks, J. A. (2001). Citizenship Education and Diversity Implications for Teacher Education. Teacher Education, 52(1), 5–16.

Danurwindo, A., Rahayu, M. H. S., & Ciptandriyo, P. A. (2024). Penguatan Nilai-Nilai Gotong Royong dalam Masyarakat di Desa Jendi, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri Aryo. Academy of Education Journal, 15(1), 14–23. https://doi.org/10.47200/aoej.v15i1.2102

Dasa, D., Endro, P., Panji, L., Pudjo, S., Herlina, W., & Juni, R. (2022). Globalisasi dan Lunturnya Budaya Gotong Royong Masyarakat DKI Jakarta. Jurnal Kewarganegaraan, 6(2), 5256–5261.

Effendi. (2013). Budaya Gotong Royong Masyarakat dalam Perubahan Sosial Saat Ini. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 2(1). https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jps.v2i1.23403

Fadllillah. (2025). Negosiasi Status Sosial dan Prinsip Kesetaraan: Studi pada Tradisi Sandingan Malam Jumat Legi dalam Kebudayaan Pandalungan di Lumajang Jawa Timur. The International Journal of Pegon Islam Nusantara Civilization, 15(1).

Fathoni, T. (2024). Konsep Solidaritas Sosial dalam Masyarakat Modern perspektif Émile Durkheim. JCD Journal of Community Development and Disaster Management, 6(2), 129–147. https://doi.org/10.37680/jcd.v6i2.6402

Fierna, M., Lusie, J., Yuli, D., Rahmat, M., & Febriyanti, N. (2025). Menumbuhkan Tanggung Jawab Sosial Melalui Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Nilai. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 5(2), 43–49.

Handayani, P., Bahzar, M., Asnar, A., & Salamah, A. (2025). Ritual Besawai-Bapelas sebagai Sarana Pelestarian Nilai Kebersamaan pada Masyarakat Adat Guntung, Bontang Kalimantan Timur. An Nuha, 12(2).

Harlina. (2024). Prinsip Dasar Kesetaraan (Musawah ) dalam Membangun Nilai Karakter Peduli Sosial yang Berkelanjutan. Universal Explorations in Research, 1(1), 1–15.

Hidaya, A. Al. (2023). Internalisasi Solidaritas Sosial dan Nilai-Nilai Islam melalui Tradisi Weweh. Journal of Economics, Law, and Humanities, 2(2).

Jamaludin. (2022). Pendekatan Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Penguatan Karakter Approach to Local Wisdom Values in Civic Education Learning as Character Strengthening Jamaludin. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 4(4), 2519–2524. https://doi.org/10.34007/jehss.v4i4.1102

Madina, L. (2023). Nilai-Nilai Sosial Pada Tradisi Mawarung di Kalimantan Selatan. Seri Publikasi Pembelajaran: Kearifan Lokal Dan Etnopedagogi, 1(3), 1–14.

Mariyani, Rahmat, & Fatiha, H. (2025). Eksplorasi Eksistensi Tradisi Ngidang-Ngobeng dalam Perspektif Civic Culture Generasi Muda Palembang. Humanitas Katalisator Perubahan Dan Inovator Pendidikan, 11(4), 947–961.

Misnawati, D. (2024). The Meaning of “Ngidang Ngobeng” Tradition in Palembang City. Journal of Humanities and Social Studies, 08(01), 138–142.

Pramudya, F. R., Marsingga, P., & Purnamasari, H. (2022). Partisipasi Masyarakat Desa Warung Bambu Dalam Kebijakan. Ilmu Sosial Dan Pendidikan (JISIP), 6(4), 2129–2133. https://doi.org/10.36312/jisip.v6i4.3602/http

Pratiwi, I., Ginting, I. R., Yuharqie, K., Dani, M., & Nazwa, N. R. (2025). Internalisasi Nilai Disiplin dan Ta nggung Jawab melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Lembaga Pendidikan SMPN 1 Binjai. Al-Maidah Journal of Islamic Education (TARBIYAH), 1(1).

Ratih, A., Ekawati, D. D., Festiyed, Asrizal, Diliarosta, S., & Desnita. (2024). Dari Nilai Budaya Lokal ke Ruang Kelas: Tinjauan Sistematis Tentang Nilai Budaya Lokal yang Dimanfaatkan dalam Pembelajaran Berbasis Etnosains. BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi Dan Sains, 7(2), 430–441.

Rifaldi, M. N., Hidayatissalam, A. S., & Turnip, K. D. (2025). Lunturnya Nilai Gotong Royong Di Era Globalisasi. 1–15. https://doi.org/10.11111/nusantara.xxxxxxx

Rohmadi, Fadil, A., & Zain, Z. F. S. (2025). The Ngobeng Tradition in Palembang: Implemententing Local Wisdom and Religious Moderation in Multicultural Education to Achieve Social Harmony. Muslim Heritage, 10(1).

Sarumaha, M., Telaumbanua, K., Harefa, D., Raya, U. N., Artikel, I., Berbasis, P., Lokal, K., Budaya, I., Selatan, N., Muda, G., & Education, J. (2024). Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal Nias Selatan: Membangun Identitas Budaya pada Generasi Muda. Education and Development, 12(3), 663–668.

Savitri, A. S. (2024). Upaya Pelestarian Budaya di Era Globalisasi Melalui Pendidikan Kewarganegaraan. Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan Dan Bahasa, 3(1), 142–149.

Setyaningrum, N. D. B. (2018). Budaya Lokal di Era Global. Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Karya Seni, 20(2).

Syarif, N., & Septiadi, M. A. (2024). Political theology : how God ’ s law is applied in the context of Indonesian democracy based on Pancasila. Cogent Arts & Humanities, 11(1). https://doi.org/10.1080/23311983.2024.2407104

Syaripuddin, Supriyanto, Rofiah, S., & Yuhito, M. (2022). Eksistensi Ngidang sebagai Tradisi Makan Khas Palembang di Abad 21. Sosial Budaya, 19(1), 9.

Yufice, D., Kale, A., Mas, F., & Nassa, D. Y. (2025). Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter Bangsa yang Tangguh di Era Digital. Media Sains, 25(1).

Banks, J. A. (2001). Citizenship Education and Diversity Implications for Teacher Education. Teacher Education, 52(1), 5–16.

Danurwindo, A., Rahayu, M. H. S., & Ciptandriyo, P. A. (2024). Penguatan Nilai-Nilai Gotong Royong dalam Masyarakat di Desa Jendi, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri Aryo. Academy of Education Journal, 15(1), 14–23. https://doi.org/10.47200/aoej.v15i1.2102

Dasa, D., Endro, P., Panji, L., Pudjo, S., Herlina, W., & Juni, R. (2022). Globalisasi dan Lunturnya Budaya Gotong Royong Masyarakat DKI Jakarta. Jurnal Kewarganegaraan, 6(2), 5256–5261.

Effendi. (2013). Budaya Gotong Royong Masyarakat dalam Perubahan Sosial Saat Ini. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 2(1). https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jps.v2i1.23403

Fadllillah. (2025). Negosiasi Status Sosial dan Prinsip Kesetaraan: Studi pada Tradisi Sandingan Malam Jumat Legi dalam Kebudayaan Pandalungan di Lumajang Jawa Timur. The International Journal of Pegon Islam Nusantara Civilization, 15(1).

Fathoni, T. (2024). Konsep Solidaritas Sosial dalam Masyarakat Modern perspektif Émile Durkheim. JCD Journal of Community Development and Disaster Management, 6(2), 129–147. https://doi.org/10.37680/jcd.v6i2.6402

Fierna, M., Lusie, J., Yuli, D., Rahmat, M., & Febriyanti, N. (2025). Menumbuhkan Tanggung Jawab Sosial Melalui Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Nilai. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 5(2), 43–49.

Handayani, P., Bahzar, M., Asnar, A., & Salamah, A. (2025). Ritual Besawai-Bapelas sebagai Sarana Pelestarian Nilai Kebersamaan pada Masyarakat Adat Guntung, Bontang Kalimantan Timur. An Nuha, 12(2).

Harlina. (2024). Prinsip Dasar Kesetaraan (Musawah ) dalam Membangun Nilai Karakter Peduli Sosial yang Berkelanjutan. Universal Explorations in Research, 1(1), 1–15.

Hidaya, A. Al. (2023). Internalisasi Solidaritas Sosial dan Nilai-Nilai Islam melalui Tradisi Weweh. Journal of Economics, Law, and Humanities, 2(2).

Jamaludin. (2022). Pendekatan Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Penguatan Karakter Approach to Local Wisdom Values in Civic Education Learning as Character Strengthening Jamaludin. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 4(4), 2519–2524. https://doi.org/10.34007/jehss.v4i4.1102

Madina, L. (2023). Nilai-Nilai Sosial Pada Tradisi Mawarung di Kalimantan Selatan. Seri Publikasi Pembelajaran: Kearifan Lokal Dan Etnopedagogi, 1(3), 1–14.

Mariyani, Rahmat, & Fatiha, H. (2025). Eksplorasi Eksistensi Tradisi Ngidang-Ngobeng dalam Perspektif Civic Culture Generasi Muda Palembang. Humanitas Katalisator Perubahan Dan Inovator Pendidikan, 11(4), 947–961.

Misnawati, D. (2024). The Meaning of “Ngidang Ngobeng” Tradition in Palembang City. Journal of Humanities and Social Studies, 08(01), 138–142.

Pramudya, F. R., Marsingga, P., & Purnamasari, H. (2022). Partisipasi Masyarakat Desa Warung Bambu Dalam Kebijakan. Ilmu Sosial Dan Pendidikan (JISIP), 6(4), 2129–2133. https://doi.org/10.36312/jisip.v6i4.3602/http

Pratiwi, I., Ginting, I. R., Yuharqie, K., Dani, M., & Nazwa, N. R. (2025). Internalisasi Nilai Disiplin dan Ta nggung Jawab melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Lembaga Pendidikan SMPN 1 Binjai. Al-Maidah Journal of Islamic Education (TARBIYAH), 1(1).

Ratih, A., Ekawati, D. D., Festiyed, Asrizal, Diliarosta, S., & Desnita. (2024). Dari Nilai Budaya Lokal ke Ruang Kelas: Tinjauan Sistematis Tentang Nilai Budaya Lokal yang Dimanfaatkan dalam Pembelajaran Berbasis Etnosains. BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi Dan Sains, 7(2), 430–441.

Rifaldi, M. N., Hidayatissalam, A. S., & Turnip, K. D. (2025). Lunturnya Nilai Gotong Royong Di Era Globalisasi. 1–15. https://doi.org/10.11111/nusantara.xxxxxxx

Rohmadi, Fadil, A., & Zain, Z. F. S. (2025). The Ngobeng Tradition in Palembang: Implemententing Local Wisdom and Religious Moderation in Multicultural Education to Achieve Social Harmony. Muslim Heritage, 10(1).

Sarumaha, M., Telaumbanua, K., Harefa, D., Raya, U. N., Artikel, I., Berbasis, P., Lokal, K., Budaya, I., Selatan, N., Muda, G., & Education, J. (2024). Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal Nias Selatan: Membangun Identitas Budaya pada Generasi Muda. Education and Development, 12(3), 663–668.

Savitri, A. S. (2024). Upaya Pelestarian Budaya di Era Globalisasi Melalui Pendidikan Kewarganegaraan. Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan Dan Bahasa, 3(1), 142–149.

Setyaningrum, N. D. B. (2018). Budaya Lokal di Era Global. Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Karya Seni, 20(2).

Syarif, N., & Septiadi, M. A. (2024). Political theology : how God ’ s law is applied in the context of Indonesian democracy based on Pancasila. Cogent Arts & Humanities, 11(1). https://doi.org/10.1080/23311983.2024.2407104

Syaripuddin, Supriyanto, Rofiah, S., & Yuhito, M. (2022). Eksistensi Ngidang sebagai Tradisi Makan Khas Palembang di Abad 21. Sosial Budaya, 19(1), 9.

Yufice, D., Kale, A., Mas, F., & Nassa, D. Y. (2025). Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter Bangsa yang Tangguh di Era Digital. Media Sains, 25(1).




DOI: https://doi.org/10.31932/jpk.v11i1.6445

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.