DARI PERBEDAAN MENJADI KEKUATAN: IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIF DI PAUD

Risma Andriani Damanik, Hery Setiyatna

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana pendidikan inklusif dapat diterapkan di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai sarana membangun empati, kerja sama, dan penghargaan terhadap perbedaan sejak dini. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah masih adanya anggapan bahwa perbedaan kemampuan anak menjadi hambatan dalam proses belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di lembaga PAUD inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberagaman anak justru menjadi kekuatan dalam pembelajaran apabila guru mampu mengelolanya dengan baik. Anak-anak reguler menunjukkan peningkatan empati, solidaritas, dan keterampilan sosial saat berinteraksi dengan teman berkebutuhan khusus. Guru berperan penting sebagai fasilitator yang menciptakan kegiatan belajar berbasis kolaborasi, seperti permainan kelompok, kegiatan seni, dan proyek bersama. Pembelajaran inklusif di PAUD tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik dasar, tetapi juga membentuk karakter anak yang peduli, sabar, dan toleran. Dengan demikian, pendidikan inklusif menjadi fondasi penting untuk menumbuhkan budaya saling menghargai sejak usia dini.


Keywords


Pendidikan inklusif; anak usia dini; empati; kolaborasi; toleransi

Full Text:

PDF

References


Ainscow, M. 2020. Promoting Inclusion and Equity in Education: Lessons from International Experiences. Nordic Journal of Studies in Educational Policy, 6(1), 7–16.

Arifin, M., dan Rahmawati, N. 2020. Implementasi Pendidikan Inklusif dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 101–112.

Berk, L. E. 2018. Child Development. Boston: Pearson.

Dewi, N. K. 2021. Peran Guru dalam Mendukung Pendidikan Inklusif di Indonesia. Jurnal Pendidikan Inklusif, 5(1), 45–56.

Florian, L. 2019. On the Necessary Co-existence of Special and Inclusive Education. International Journal of Inclusive Education, 23(7–8), 691–704.

Forlin, C. 2017. Inclusive Education in Australia: Rhetoric, Reality and the Road Ahead. Support for Learning, 32(1), 65–80.

Johnson, D. W., dan Johnson, R. T. 2018. Cooperation in the Classroom. Edina: Interaction Book Company.

Miles, M. B., Huberman, A. M., dan Saldana, J. 2018. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Los Angeles: Sage Publications.

Nurdiani, N., Lestari, R., dan Hidayat, T. 2021. Implementasi Pendidikan Inklusif Berbasis Karakter di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 89–102.

Sari, D. M., dan Putra, Y. 2020. Pendidikan Inklusif sebagai Upaya Membangun Karakter Toleransi Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 778–789.

Sharma, U., dan Salend, S. J. 2016. Teaching Students with Special Needs in Inclusive Classrooms: A Comparison of Practices in Australia and the United States. Australasian Journal of Special and Inclusive Education, 40(1), 1–12.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Vickerman, P., dan Coates, J. K. 2018. Training Physical Education Teachers to Include Children with Special Educational Needs. European Physical Education Review, 24(3), 382–399.

Wahyuningsih, Dian, dan Suryameng. 2017. Buku Pintar Memahami Tumbuh Kembang Anak. Sintang: LBBK.




DOI: https://doi.org/10.31932/jpaud.v8i2.5534

Article Metrics

Abstract view : 21 times
PDF - 19 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.