UPAYA MAHASISWA SUKU DAYAK DALAM MEMPERTAHANKAN IDENTITAS BUDAYA DI KOTA MADIUN

Nuswantari Nuswantari, Foret Foret, Wawan Kokotiasa

Abstract


Mobilitas pelajar antar daerah mendorong terjadinya pertemuan antarbudaya yang menuntut pelajar perantauan untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan baru tanpa kehilangan identitas budaya asal. Kondisi tersebut juga dialami oleh pelajar suku Dayak yang menempuh pendidikan di Kota Madiun sebagai daerah dengan latar belakang budaya yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya pelajar suku Dayak dalam mempertahankan identitas budaya, bentuk ekspresi budaya yang ditampilkan, serta faktor pendukung dan penghambat dalam proses me mp ertahan k suatu identitas budaya di lingkungan perantauan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus. Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelajar suku Dayak mempertahankan identitas budayanya melalui penggunaan bahasa daerah, penerapan nilai-nilai budaya dalam kehidupan sehari-hari, keterlibatan dalam komunitas pelajar Dayak, serta partisipasi dalam berbagai kegiatan seni dan budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya mempertahankan identitas budaya pelajar Dayak berlangsung melalui upaya individu dan bersama-sama sehingga pelajar mampu beradaptasi dengan lingkungan perantauan tanpa kehilangan identitas budayanya. 

Keywords


Mahasiswa Suku Dayak; Identitas Budaya Suku Dayak; Pelastarian Budaya Suku Dayak

Full Text:

PDF

References


Adinda Tri Hapsari, Bagas Santoso, F. P. D. (2024). Fenomena Culture Shock pada Mahasiswa Perantauan di Yogyakarta. Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS), 4(2), 557–565. https://doi.org/https://doi.org/10.47233/jkomdis.v4i2.1874

Angga Putra Tri Rezeki, Auliya Ihsan, Laras Putri Pratiwi, Rani Handriyani, Ari Rinaldo, S. S. (2023). Peranan Interaksi Sosial Dalam Meningkatkan Pemahaman Budaya Antar Mahasiswa Di Lingkungan Kampus Universitas Negeri Padang. 2(7), 2020–2024. https://doi.org/https://doi.org/10.59188/jcs.v2i7.432

Fajrianan Lutfi Ramadhan, Arizal Mutahir, Hendri Restuadhi, W. R. (2022). Identitas Sosial Dalam Pola Circle Pertemanan Mahasiswa. Jurnal Sosiologi, 6(148), 508–526. https://doi.org/10.26740/jsm.v6n2.p508-526

Harsoyo, T. T., Denilson, H., Anugrah, C., Nisa, A., Yulindasari, A., & Tiatri, S. (2024). Persepsi mahasiswa terhadap penguatan identitas budaya dan nilai Pancasila melalui kuliner tradisional di Universitas X. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(1), 1573–1580. https://doi.org/https://doi.org/10.56799/jceki.v4i1.6324

I.M.L.M.Jaya. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif: Teori, Penerapan, dan Riset Nyata (4th ed.). Quadrant.

I Gusti Agung Mirah, Naftalen Koanda, R. S. B. (2025). Dinamika Culture Shock : Strategi Penyesuaian Diri Mahasiswa Perantau di Kota Makassar The Dynamics of Culture Shock : Adaptation Strategies for Migrant Students in Makassar. 5(2), 680–689. https://doi.org/10.56326/jpk.v5i2.7502

Kivi ‘Anni Rizqiyah, Mirna Nur Alia Abdullah, M. R. R. (2025). Tantangan Mahasiswa Perantauan Etnis Jawa Mempertahankan Identitas Budaya di Perguruan Bandung. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11, 36–46. https://doi.org/https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13047

Kustiawan, W., Ningsih, S. W., Putri, N., Sitorus, B., & Afriani, R. (2025). Budaya “ Healing ” sebagai Respons Lingkungan Sosial Mahasiswa terhadap Stres Akademik. 9, 19838–19843. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.29475

Marhayati, N. (2021). Internalisasi Budaya Gotong Royong Sebagai Identitas Nasional. 8, 21–42. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jps.v8i1.68407

Marzuki, I. (2021). Interaksi Verbal Sebagai Pembentuk Identitas Personal Dan Kelompokpada Mahasiswa Pascasrajana Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Umm Tahun 2015. 2, 47–54.

Putri, I., Manurung, D., Anastasia, R., Gultom, B., Jumiati, R., & Surip, M. (2025). Peran Bahasa Daerah Dalam Mempertahankan Identitas Budaya Mahasiswa Di Tengah Dominasi Bahasa Gaul. 07(2), 226–243.

Qothrunnada, A., Meonawar, M. G., & Dharmawan, L. (2024). Komunikasi Antarbudaya dalam Mempertahankan Eksistensi Budaya Lokal Mahasiswa Perantau Sekolah Vokasi IPB University. Jurnal Riset KomunikasI ??????????: FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, 15(2).

Rahmi Febriani, R. D. E. (2022). Discovering the Cultural Identity of Manduro People in Sandur Performing Arts. 11(1), 14–27. https://doi.org/https://doi.org/10.20473/lakon.v11i1.36510

Sulistiani. (2021). Urgensi organisasi mahasiswa gayo perantauan sebagai wahana akulturasi budaya : sebuah. Jurnal kewargenegaraan,. Jurnal Kewarganegaraan, 18(September), 103–114. https://doi.org/10.24114/jk.v18i2.27287

Wa Mei Hamiji, Mahdar, A. (2024). Adaptasi Komunikasi Antarbudaya Mahasiswa Perantau Dalam Menghadapi Culture Shock Di Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara. 2(2), 195–204.




DOI: https://doi.org/10.31932/jpk.v11i2.6959

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.