PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS STEM MATERI UNSUR, SENYAWA, CAMPURAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN ABAD 21 SISWA SMP KELAS VIII

Tri Novita Indriyati, Daniel Dike, Mestika Sekarwinahyu

Abstract


ABSTRAK

Pendidikan harus mampu menyiapkan peserta didik menghadapi abad 21. Untuk menciptakan pembelajaran abad 21 guru dapat menerapkan pendekatan STEM dan mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran misalnya dengan E-Modul berbasis STEM. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan E-Modul interaktif berbasis STEM materi unsur, senyawa, campuran yang valid, praktis, dan efisien dalam meningkatkan keterampilan abad 21 siswa SMP kelas VIII. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian R & D dengan model ADDIE. Tahapan ADDIE antara lain Analyze, Design, Develop, Implement dan Evaluate.  Sebelum diimplementasikan dalam pembelajaran maka E-Modul terlebih dahulu divalidasi. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli dan uji praktisi maka E-Modul  dinyatakan layak dan sangat baik untuk digunakan. Selanjutnya dilakukan uji terbatas oleh 12 peserta didik dan E-Modul dinyatakan sangat baik. Tahapan selanjutnya yaitu tahap implementasi E-Modul dalam skala luas pada kelas VIII SMPN 3 Tempunak. Berdasarkan analisis N-Gain diperoleh hasil bahwa E-Modul interaktif berbasis STEM efektif meningkatkan keterampilanan abad 21 peserta didik.

Kata Kunci: E-Modul interaktif, STEM, keterampilan abad 21


ABSTRACT

Education must capable prepare participant educate face 21st century . For create learning 21st century teachers can apply STEM approach and integrate technology in the learning process for example with E- Module STEM based . Goal study This For know E- Module development interactive STEM based materials elements , compounds , mixtures that are valid, practical , and efficient in increase skills 21st century junior high school students in grade VIII. The research conducted is R & D research with the ADDIE model. The stages of ADDIE include Analyze , Design, Develop, Implement and Evaluate .  Before implemented in learning then E- Module moreover formerly validated . Based on results validation by expert And test practitioner then E- Module  stated worthy And very Good For used . Next done test limited by 12 participants educate and E- Module stated very Good . Stages furthermore that is stage E- Module implementation in scale wide on class VIII of SMPN 3 Tempunak . Based on N-Gain analysis is obtained results that E- Module interactive effective STEM based increase skills 21st century participants educate 

Keywords: Interactive E-Module, STEM, 21st Century Skills


Full Text:

PDF

References


Afrila, D., & Yarmayani, A. (2018). Pengembangan Media Pembelajaran Modul Interaktif Dengan Software Adobe Flash pada Mata Kuliah Matematika Ekonomi di Universitas Batanghari Jambi. 18(3), 539–551.

Arikunto. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara.

Astuti, M. (2022). Evaluasi Pendidikan. Yogyakarta: Penerbit Deepublish.

Binkley, M., Erstad, O., Herman, J., Raizen, S., Ripley, M., & Rumble, M. (2010). Defining 21st century skills. Draft paper.

Assessment & Teaching of 21st Century Skills. The University of Melbourne, 02(January), 50. www.atc21s.org%0Auinbandung

BinusUniversity. (2021). 6C Kemahiran pada Anak-Anak dalam Pembelajaran. Binus University. https://student-activity.binus.ac.id/bslc/2021/05/6c-kemahiran-pada-anak-anak-dalam-pembelajaran/

Bybee, R. . (2013). The Case for STEM Education: Challenges and Opportunity. Arlington: NTSA Press.

Buckner, T., & Boyd, B. (2015). STEM Leadership: How do I Create a STEM Culture in My School? http://www.amazon.com/STEM-Leadership-Create-Culture-Schoolebook/dp/B013TCBI3

Dike, D., & Antonius, A. (2023). Transformasi Budaya Belajar Melalui Platform Merdeka Mengajar Di Sekolah Dasar Kabupaten Sintang. VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 14(1), 37–52. https://doi.org/10.31932/ve.v14i1.1999

Fauzi, R., & Hayya, A. W. (2022). Development of STEM-based interactive e-module on ecology topic for senior high schools’ student. Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education, 5(2), 89–100. https://doi.org/10.17509/aijbe.v5i2.44785

Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25 Edisi ke-9. Semarang: Universitas Dipenegoro.

Julaila, Y. (2023). Pengembangan Multimedia Learning Module (Mlm) Berbasis Stem Pada Materi Suhu Dan Kalor untuk Meningkatkan Kognitif dan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia. repository.upi.edi

Kemdikbud. (2018). STEM: Materi IHT Instruktur Pelatihan Pembelajaran Berbasis STEM, Kerja sama antara SEAMEO QITEP in Science dengan PPPPTK BOE. Malang: PPPPTK VEDC.

Kemdikbud. (2023). Apa Saja Keterampilan yang Harus Dimiliki di Abad ke-21 Ini? https://ditsmp.kemdikbud.go.id/apa-saja-keterampilan-yang-harus-dimiliki-di-abad-ke-21-ini/

Kurniawan, H., & Susanti, E. (2021). Pembelajaran Matematika dengan STEM. Yogyakarta: Penerbit Deepublish.

Lestari, S. H., Inabuy, V., Sutia, C., Maryana, O. F. T., & Hardanie, B. D. (2021). Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VIII. Jakarta Selatan: Pusat Perbukuan.

Litbang, & Kemdikbud. (2013). Kurikulum 2013 : Perubahan Paradigma Belajar Abad 21. Jakarta: Kemdikbud.

Majir, A. (2020). Paradigma Baru Manajemen Pendidikan Abad 21. Yogyakarta: Penerbit Deepublish.

Mulyatiningsih. (2011). Metode Penelitian Terapan Bidang Pendidikan. Yogyakarta: Alfabeta.

NationalSTEMEducationCenter. (2014). STEM education network manual. bangkok: The Institute for the Promotion of Teaching Science and Technology

P21. (2019). Partnership for 21st Century Learning A Network of Battelle For Kids Frameworks for 21st Century Learing Definitions. Framework For21" Century Learning, 9. https://static.battelleforkids.org/documents/p21/P21_Framework_DefinitionsBFK.pdf

Pratiwi, I. (2019). Efek Program Pisa Terhadap Kurikulum Di Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 4(1), 51–71. https://doi.org/10.24832/jpnk.v4i1.1157

Pusmendik. (2022). Studi Internasional PISA. https://pusmendik.kemdikbud.go.id/produk/kategori-asesmenterstandar/page-studi-internasional-pisa

Rayanto, Y. H., Rokhmawan, T., & Maulana, M. Z. A. S. (2020). Penelitian Pengembangan Model ADDIE dan R2D2: Teori dan Praktek. Lembaga Academic & Research Institute. https://books.google.co.id/books?id=pJHcDwAAQBAJ

Redhana, I. W. (2019). Mengembangkan Keterampilan Abad 21 dalam Pembelajaran Kimia. Jurnali Inovasi Pendidikan Kimia, 13, 2239–2253. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/jipk.v13i1.17824

Siyoto, S., & Sodikin, A. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publising.

Sugihartini, N., & Yudiana, K. (2018). ADDIE sebagai Model Pengembangan Media Instruksional Edukatif (MIE) Mata Kuliah Kurikulum dan Pengajaran. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 15(2), 277–286.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitaif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sujarweni V, W. (2014). SPSS untuk Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Sukarelawan, M. I., Indratno, T. K., & Ayu, S. M. (2024). N-Gain vs Stacking. Yogyakarta: Surya Cahaya.

Susmiati, & Nafitupulu, S. (2022). Pengembangan Media Komik Menggunakan Model ADDIE pada Mata Pelajaran IPA Kelas V SD Negeri 101950 Lidah Tanah Tahun 2021/2022. Cybernetics: Journal Education Research and Sosial Studies, 3, 95–101.

Zuryanty. (2021). Pembelajaran STEM di Sekolah Dasar. Yogyakarta: Penerbit Deepublish.




DOI: https://doi.org/10.31932/ve.v15i2.4021

Article Metrics

Abstract view : 290 times
PDF - 124 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.