PENGARUH PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MELALUI KEBUN SEKOLAH BERBANTUAN TRADISI HANOP DAYAK UUD DANUM TERHADAP HASIL BELAJAR DAN PENGUATAN KARAKTER PESERTA DIDIK KELAS VI SEKOLAH DASAR

Andreas Undan, Luhur Wicaksono, Astri Dwi Jayanti Suhandoko

Abstract


ABSTRAK

Implementasi pendidikan karakter di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti perluasan akses layanan, belum optimalnya penerapan pendidikan karakter di sekolah, serta peran keluarga dan masyarakat yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pembelajaran kontekstual melalui kebun sekolah sebagai kelas alam dengan pendekatan tradisi Hanop Dayak Uud Danum terhadap hasil belajar dan penguatan karakter murid kelas VI di Desa Batas Nangka, serta membandingkan efektivitasnya dengan pembelajaran konvensional.Metode penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar, lembar observasi karakter, dan angket. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan aplikasi SPSS Statistik 04 dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara pembelajaran kontekstual melalui kebun sekolah berbantuan tradisi Hanop Dayak Uud Danum dan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar serta karakter siswa. Namun, interaksi antara pendekatan kontekstual dengan karakter siswa tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar. Kesimpulannya, penggunaan metode pembelajaran kontekstual melalui kebun sekolah dengan tradisi lokal dapat menguatkan karakter siswa dan meningkatkan hasil belajar. Disarankan agar metode ini diterapkan lebih luas dengan menyesuaikan tradisi lokal lainnya untuk meningkatkan efektivitas pendidikan karakter di sekolah dasar.

Kata Kunci: Pembelajaran Kontekstual, Kebun Sekolah, Karakter, Hanop Dayak


ABSTRACT

The implementation of character education in Indonesia still faces various challenges, such as expanding access to services, the less than optimal implementation of character education in schools, and the role of families and communities that are not yet maximized. This study aims to describe the effect of contextual learning through school gardens as natural classrooms with the Hanop Dayak Uud Danum tradition approach on learning outcomes and character strengthening of grade VI students in Batas Nangka Village, and to compare its effectiveness with conventional learning. This research method uses a quasi-experimental design with a non equivalent control group. The instruments used include learning outcome tests, character observation sheets, and questionnaires. Data collection techniques are carried out through tests, observations, and documentation. Data analysis uses the SPSS Statistics 04 application with normality tests, homogeneity tests, and hypothesis tests. The results of the study showed a significant difference between contextual learning through school gardens assisted by the Hanop Dayak Uud Danum tradition and conventional learning on learning outcomes and student character. However, the interaction between the contextual approach and student character does not have a significant effect on learning outcomes. In conclusion, the use of contextual learning methods through school gardens with local traditions can strengthen student character and improve learning outcomes. It is suggested that this method be applied more widely by adapting other local traditions to improve the effectiveness of character education in elementary schools.

Keywords: Contextual Learning, School Garden, Character, Hanop Dayak


Keywords


Pembelajaran Kontekstual, Tradisi Hanop Dayak Uud Danum, Hasil Belajar, Penguatan Karakter Murid Kelas VI SD

Full Text:

PDF

References


Aminah, Hairida dan Hartoyo, A. (2022). Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik melalui Pendekatan Pembelajaran Kontekstual di Sekolah Dasar. JURNAL BASICEDU, 6(5), 8349–8358. https://jbasic.org/index.php/basicedu%0APenguatan

Andi Basumi. (2019). Menyiapkan generasi emas global dengan visi pendidikan 2030 dari OECD. ACT Accelerated Transformation. https://actconsulting.c

Candls. (2019, January). Teaching as a process. Georgetown University, 1–2. https://cndls.georgetown.edu/atprogram/twl/effective-teacher/

Cohen, L., & Morrison, K. (2018). Research method in education. In Companion Website (Eight). Routledge: taylor & Francis Group. https://b-ok.asia/

Creswell, J. (2012). Education research, planing, conducting, and evaluating quantitative and qualitative. Peason Education, Inc.

Creswell, J. (2015). Riset Pendidikan (S. . Soectjipto, H.P.,& Soetjipto (ed.); Terjemahan). Pustaka Pelajar.

Daniel Dike. (2017). Pendidikan multikultural sekolah dasar di wilayah 3T. Jurnal Pendidikan Dasar PerKhasa, 3(1), 277–287. http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/index

Denty. (2022). Platform merdeka mengajar mudahkan komunitas pendidik implementasikan kurikulum merdeka. Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia. https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2022/06/platform-merdeka-mengajar-mudahkan-komunitas-pendidik-implementasikan-kurikulum-merdeka

Dike, Daniel., & Parida, L. (2023). Praksis pendidikan multikultural sekolah dasar di kabupaten sintang. VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 14(2), 290–300. https://jurnal.stkippersada.ac.id

Irfani, S., Riyanti, D., Muharam, R. S., & Suharno. (2021). Rand Design Generasi Emas 2045: Tantangan Dan Prospek Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Kemajuan Indonesia. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 14(2), 123–134. https://doi.org/10.24832/jpkp.v14i2.532

Leung, A. K. yee, & Chiu, C. Y. (2010). Multicultural experience, idea receptiveness, and creativity. Journal of Cross-Cultural Psychology, 41(5), 723–741. https://doi.org/10.1177/0022022110361707

Mujakir, M. (2017). Kreativitas guru dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Lantanida Journal, 3(1), 82. https://doi.org/10.22373/lj.v3i1.1443

Purwanto, A. (2017). Pakai tas kresek pergi ke sekolah, siswa-siswa di pedalaman kalimantan barat minta tas kepada presiden jokowi. http://www.bbc.com/indonesia/trensosial-39503127

Putri, A. A. A., Swatra, I. W., & Tegeh, I. M. (2018). Pengaruh model pembelajaran PBL berbantuan media siswa kelas III SD. Journal for Lesson and Learning Studies, 1(1), 21–32. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JLLS/article/download/14621/8936

Setiawan, A. (2021). Pengaruh model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) terhadap hasil belajar siswa pada sub tema 1, topik 2 kelas V SD. Jurnal Unuha, 3(1), 28–37. https://journal.unuha.ac.id/index.php

Sudira, N. M. L. K. (2020). Pengaruh pembelajaran kontekstual berbasis multikultural terhadap kompetensi pengetahuan PPKN siswa kelas V SD gugus VII kecamatan Kuta Selatan kabupaten Badung tahun ajaran 2019/2020 [Universitas Pendidikan Ganesha]. https://repo.undiksha.ac.id/2497/

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suprapto, S., Suharto, V. T., & Irawati, L. (2020). Penggunaan contextual teaching and learning (CTL) berbantuan kartu kata untuk meningkatkan keterampilan menulis pantun pada siswa Sekolah Dasar. Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya, 4(1), 51. https://doi.org/10.25273/linguista.v4i1.6688




DOI: https://doi.org/10.31932/ve.v16i1.4573

Article Metrics

Abstract view : 435 times
PDF - 85 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.