ANALISIS ENTREPRENEUR LIFE SKILLS MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI DI STKIP PERSADA KHATULISTIWA SINTANG
Abstract
Keywords: Entrepreneurship, Life Skills
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kecakapan hidup berwirausaha (Entrepreneur Life Skills) Mahasiswa Prodi. Pendidikan Ekonomi di STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi STKIP Persada Khatulistiwa Sintang sejumlah 133 mahasiswa dan sampel dalam penelitian berjumlah 27 Mahasiswa. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikasi tidak langsung. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecakapan Hidup Berwirausaha (Entrepreneur Life Skills) Mahasiswa Prodi. Pendidikan Ekonomi di STKIP Persada Khatulistiwa Sangat Baik dengan skor rata-rata angket 4,03. Kecakapan Hidup Berwirausaha (Entrepreneur Life Skills) Mahasiswa Prodi. Pendidikan Ekonomi di STKIP Persada Khatulistiwa meliputi Kecakapan Personal (Personal Life Skill) adalah Sangat Baik dengan skor angket 4,03, Kecakapan Sosial (Social Life Skills) adalah Sangat Baik dengan skor angket 4,02, Kecakapan Akademik (Academic Life Skills) adalah Baik dengan skor angket 3,7 dan Kecakapan Vokasional (Vocational Life Skills) adalah Sangat Baik dengan skor angket 4,37
Kata Kunci: Kewirausahaan, Kecakapan Hidup
Full Text:
PDFReferences
DAFTAR PUSTAKA
Akhir, Dani Jumadil. 2019. Jurnalis. Syarat Jadi Negara Maju: Jumlah Pengusaha 14% dari Rasio Penduduk. https://economy.okezone.com/read/2019/04/09/320/2040896/syarat-jadi-negara-maju-jumlah-pengusaha-14-dari-rasio-penduduk. Selasa 9 april 2019. [Diakses 28 Oktober 2019).
Alma, Buchari. 2000. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Edisi Revisi. Cetakan Keempat. Penerbit Alfabeta. Bandung.
Anwar. 2004. Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skills Education). Bandung: Alfabeta.
Brolin, D.E. 1989. Life Center Career Education: A. Campetency Based Approach. Reston VA: The Council for Exceptional Children.
Depdiknas. 2002. Pendidikan Berorientasi Kecakapan Hidup (Life Skill) melalui Pendekatan Broad-Based Education. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Depdiknas. 2007. Konsep Pengembangan Model Integrasi Kurikulum Pendidikan Kecakapan Hidup (Pendidikan Menengah). Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum.
Ditjen PLSP. (2004). Pedoman Penyelenggaraan Program Kecakapan Hidup (Life Skills) Pendidikan Non Formal. Jakarta : Ditjen PLSP
KBBI, 2016. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). [Online] Available at: http://kbbi.web.id/pusat, [Diakses 21 Juni 2019].
Mawardi, Imam. 2012. Pendidikan Life Skill Berbasis Budaya Nilai-Nilai Islami. Surabaya: UIN Sunan Ampel.
Rohmanasari, Rita, Amung Ma’mun, dan Tatang Muhtar. 2018. Dampak Kegiatan Ekstrakurikuler terhadap perkembangan Lif Skills Siswa Menengah Atas. Jurnal Penelitian Pendidikan, Volumen 18, Nomor 3, ISSN 2541-4135. https://ejournal.upi.edu/index.php/JER/article/view/15009. [Diakses 17 Okteober 2019]
Sugiyono. 2005. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: CV. Alfabeta
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Yunus, L (2007) Dampak Pendidikan Kecakapan Hidup Keterampilan terhadap Perubahan Sikap, Prilaku dan Kemandirian dalam Berwirausaha. Bandung : Skripsi Jurusan PLS FIP UPI
DOI: https://doi.org/10.31932/jpe.v4i2.595
Article Metrics
Abstract view : 590 timesPDF - 664 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 .

CERTIFICATE



















