PENDIDIKAN MULTIKULTURAL SEKOLAH DASAR DI WILAYAH 3T

Daniel Dike

Abstract


Masyarakat di wilayah perbatasan tidak hanya diperhadapkan dengan isu eksploitasi ekonomi dan sumber alam namun juga terjadinya kesenjangan sosial karena tidak meratanya pembangunan. Adanya kecenderungan bahwa ketika kelompok lain tidak kompatibel, beda ideologi atau pilihan politik maka respon sosial cenderung negatif, berprasangka jahat (prejudice) bahkan tindakan anarkis. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif fenomenologis dengan mengkaji fenomena faktual masyarakat multikultural Kabupaten Sintang di wilayah Sektor Timur Kalimantan Barat. Data dianalisis menggunakan kajian pustaka. Hasil riset ini adalah pendidikan multikultural dapat tumbuh dan hidup di sekolah dasar pedalaman dan wilayah 3T jika warga sekolah a) Membiasakan untuk tidak berpikir dan berperilaku diskriminatif; b) Memahami persepsi orang lain; c) Menghindari stereotipe; dan d) Mengembangkan kesetaraan dan keadilan sosial.

Full Text:

PDF

References


Banks, James A, 2005. Multicultural Education: Issues and Perspectives the 5th. New York, John Wiley & Son Inc.

Eddy Kristiyanto, A dan William Chang, 2014. Multikulturalisme: Kekayaan dan tantangannya di Indonesia. Jakarta: Penerbit Obor.

Farida Hanum dan Setya Rahardja, 2010. Implementasi Model Pembelajaran Multikultural di Sekolah Dasar Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan. Volume 3 Nomer 1, Maret 2010.

Hammond, Linda D, French, Jeniffier & Gracia Lopes, Silvia Paloma, 2002. Learning to teach for social justice. New York: Teachers Colege Press, Colambia University.

Sahrasad, Herdi. 2017. Indonesia dan Akomodasi Multikultural (Opini, Kompas) http://print.kompas.com/baca/opini/artikel/2017/04/06/. Diakses 07/4/ 2017.

Marri, A.R. 2005. Building a framework for clasroom based multicultural democratic educations: learning from three skilled teachers. New York: Teachers Collage Record.

Palmer, Joy A. 2010. 50 Pemikir Paling berpengaruh terhadap dunia pendidikan modern. Yogyakarta. Penerbit Laksana.

Freire, Paolo 1982. Pedagogy of the Oppressed. Harmondsworth: Pinguin.

Salgur, S.A & Gursoi, A. 2015. Multicultural Education and Teacher’s Characteristics. Euromentor Journal, 6 (3), 7-18.

Tilaar, H.A.R. 2004. Multikulturalisme: Tantangan-tangan global masa depan dalam transformasi pendidikan nasional. Jakarta. Grasindo.

Zamroni, 2003. Pendidikan untuk demokrasi. Yogyakarta. BIGRAF Publishing.

Zamroni, 2011. Pendidikan demokrasi pada masyarakat multikultural. Yogyakarta. Surya Sarana Grafika.

Zamroni. 2011. Research in multicultural education: a reader. Graduate Program UNY. (diktat untuk Mata Kuliah Pendidikan Multikultural Pasca Sarjana UNY 2015).




DOI: https://doi.org/10.31932/jpdp.v3i1.44

Article Metrics

Abstract view : 2758 times
PDF - 2354 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.