MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS MAHASISWA MELALUI BAHAN AJAR BERBASIS KETERAMPILAN METAKOGNISI
Abstract
Abstrak
Â
Kemampuan literasi matematis adalah kemampuan menerapkan konsep matematika dalam berbagai konteks, melakukan penalaran secara matematis dan menggunakan konsep, prosedur, serta fakta untuk menggambarkan, atau menjelaskan suatu kejadian. Seseorang jika mampu bernalar dan menganalisis melalui pengetahuan dan keterampilan matematikanya dalam penyelesaian masalah matematika maka ia memiliki kemampaun literasi yang baik. Diperlukan bahan ajar yang tepat untuk melibatkan kemampuan literasi seseorang. Bahan ajar yang melibatkan keterampilan metakognisi agar melibatkan kesadaran dalam memikirkan tentang proses berpikir. Tujuan penelitian adalah (1) mendeskripsikan kemampuan literasi; (2) mendeskripsikan bahan ajar yang melibatkat keterampilan metakognisi; (3) mendeskripsikan peningkatan kemampuan literasi matematis mahasiswa melalui bahan ajar berbasis keterampilan metakognisi. Subjek penelitian adalah mahasiswa STKIP Persada Khatulistiwa pada Prodi PGSD semester IV kelas B8 yang berjumlah 26Â orang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan observasi. Analisis data dilakukan dengan uji gain dan uji korelasi. Diperoleh kesimpulan bahwa (1) terdapat peningkatan kemampuan literasi matematis mahasiswa setelah diterapkannya pembelajaran dengan bahan ajar berbasis keterampilan metakognisi; (2) diperoleh kontribusi yang sedang antara bahan ajar berbasis keterampilan metakognisi dalam peningkatan kemampuan literasi matematis mahasiswa.
Â
Kata Kunci: bahan ajar berbasis keterampilan metakognisi, kemampuan literasi matematis, mahasiswaFull Text:
PDFReferences
Amir, Mohammad Faizan & Mahardika D. K. W. 2018. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Masalah Kontekstual untuk Meningkatkan Kemampuan Metakognisi Siswa Sekolah Dasar. Journal of Medives, 2(1):117-128.
An, Yun-Jo and Li Cao. 2014. Examining the Effects of Metacognitive Scaffolding onStudents’ Design Problem Solving and Metacognitive Skills in an Online Environment. MERLOT Jounal of Learning and Teaching, 10(4): 552–568.
Car, M. 2010. The Importance of Metacognition for Conceptual Change and Strategy Use in Mathematics. In H. S. Waters & W. Schneider (Eds) Metacognition, Strategy Use, and Instruction (pp. 176-197), NY, NY: Guilford.
Foong, P.Y. 2002. Using Short Opend-Ended Mathematics Questions to PromoteThinking and Undestanding. National Institute of Education, Singapore [Online] Provided : http:/www.math.unipa.it/~grim/SiFoong.PDF
Ihsan, M. 2016. Pengaruh Metakognisi dan Motivasi terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Melalui Kreativitas Siswa Kelas VIII SMP Negeri di Kecamatan Kindang Kabupaten Bulukumba. Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 4(2), 129-140.
Jbeili, Ibrahim. 2012. The Effect of Cooperative Learning with Metacognitive Scaffoldingon Mathematics Conceptual Understanding and Procedural Fluency. International Journal for Research in Education (IJRE), 32: 45-71.
Keiichi, S. 2000. Metacognition in Mathematics Education. Mathematics Education in Japan. JSME: Japan.
Lee, K. W. L., & Fensham, P. J. 1996. A General Strategy for Solving High School Electrochemistry problems. International Journal of Science Education, 18(5): 543-555.
Mahdiansyah dan Rahmawati. 2014. Literasi matematikaa Siswa Jenjang Pendidikan Menengah: Analisis Menggunakan Desain Tes Internasional dengan Konteks Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 20(4):455.
Mohammad, I.A.J. 2003. The Effect of Metacognitive Scaffholding and Cooperative Learning on Mathematics Performance and Mathematics Reasoning Among Fifth Grade Student in Jordan. [Online]. Provided:http://search.yahoo.com/search?p=metacognitive+in+mathematics+education+journal&fr=yfp-t-501&toggle=1&cop=mss&ei=UTF-8&vc=&fp_ip=ID
Murtiyasa, B. 2015. Tantangan Pembelajaran Matematika Era Global. Online, https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/6005/28_47%20PROF%20BUDI%20M.pdf
Nindiasari, H. 2011. Pengembangan bahan ajar dan instrumen untuk meningkatkan berpikir reflektif matematis berbasis pendekatan metakognitif pada siswa sekolah menengah atas (SMA). Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten ISBN, 978-979.
Panaoura, A., Philippou, G. 2004. The Measurement Of Young Pupils’ Metacognitive Ability In Mathematics: The Case Of Self-Representation and Self-Evaluation. Department of Education, University of Cyprus.
Rochmad. 2008. Penggunaan Pola Pikir Induktif- Deduktif Dalam Pembelajaran Matematika Beracuan Konstruktivisme. Makalah telah disampaikan pada Seminar Nasional Pendidikan Matematika: Sertifikasi Guru: Meningkatkan Kualitas Matematika di Indonesia. Di Kampus Pascasarjana UNNES Semarang, tanggal 16 Januari 2008.
Sari, Rosalia Hera Novita. 2015. Literasi Matematika: Apa, Mengapa, dan Bagaimana. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika UN,713-720.(Online) http://seminar.uny.ac.id/semnasmatematika/sites/seminar.uny.ac.id.semnasmatematika/files/banner/PM-102.pdf
Setiawan, B., & Tandililing, E. 2016. Pembelajaran Dengan PBL Berstruktur Metakognisi Untuk Meningkatan Kemampuan Problem Solving dan Literasi matematis Mahasiswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(12).
Yunus, Suraya, A., Ali, W. 2008. Metacognition and Motivation in Mathematical Problem Solving. The International Journal of Learning: Annual Review, 15(3), 121-32.
DOI: https://doi.org/10.31932/j-pimat.v1i2.511
Article Metrics
Abstract view : 719 timesPDF - 241 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.







