ANALISIS TINGKAT KECEMASAN BERBICARA MAHASISWA PEMULA DAN MAHIR DI KELAS PUBLIC SPEAKING
Abstract
ABSTRAK
Berbicara di depan umum adalah keterampilan penting bagi mahasiswa, baik untuk keperluan akademik maupun profesional. Keterampilan ini dibutuhkan saat presentasi di kelas dan juga saat bekerja nanti. Namun, banyak mahasiswa merasa cemas saat harus berbicara di depan umum, terutama yang baru mulai belajar Public Speaking. Penelitian ini mengeksplorasi kemampuan berbicara Bahasa Inggris dan tingkat kecemasan mahasiswa di Professional Speaking Class. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk menganalisis kemampuan berbicara Bahasa Inggris dan kecemasan mahasiswa di kelas public speaking. Data dikumpulkan melalui rubrik penilaian berbicara berdasarkan O'Malley & Pierce (1996) dan kuesioner FLCAS yang telah disesuaikan. Analisis dilakukan untuk mengukur level kemampuan dan tingkat kecemasan mahasiswa. Pendekatan ini memungkinkan peneliti mendapatkan pemahaman yang menyeluruh terkait hubungan antara kemampuan berbicara dan kecemasan mahasiswa.dengan menekankan faktor-faktor penyebab kecemasan dan strategi untuk perbaikan. Penelitian dilakukan pada 33 mahasiswa semester ketiga dari jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Perjuangan Tasikmalaya, menggunakan penilaian berbasis rubrik untuk mengevaluasi keterampilan berbicara dan Foreign Language Classroom Anxiety Scale (FLCAS) untuk mengukur tingkat kecemasan. Hasilnya menunjukkan berbagai tingkat kemampuan: 22 mahasiswa dikategorikan sebagai tingkat lanjut, 8 tingkat menengah, dan 2 tingkat dasar. Mahasiswa tingkat lanjut menunjukkan kompetensi tinggi dalam tata bahasa, kosa kata, kelancaran, dan pengucapan. Namun, kecemasan berbicara terjadi di semua tingkat, dengan pemicu utama seperti ketakutan akan evaluasi negatif, ketidaknyamanan komunikasi, dan stres terkait ujian. Temuan ini juga menyoroti bahwa kecemasan berdampak negatif pada kemampuan berbicara, menekankan perlunya intervensi kelas yang efektif. Strategi seperti pembelajaran kolaboratif, persiapan terstruktur, dan penguatan positif diidentifikasi sebagai metode potensial untuk mengurangi kecemasan.
Kata Kunci: kecemasan; Bahasa Inggris; kemampuan berbicara; Professional Speaking Class
ABSTRACT
Public speaking is an important skill for students, both for academic and professional purposes. This skill is needed for class presentations as well as future workplace situations. However, many students feel anxious when speaking in public, especially those who are just beginning to learn Public Speaking. This study explores English-speaking skills and students' anxiety levels in a Professional Speaking class. A mixed methods approach, combining both quantitative and qualitative methods, was used to analyze students’ English-speaking ability and their speaking anxiety. Data were collected using a speaking assessment rubric based on O'Malley & Pierce (1996) and an adapted version of the Foreign Language Classroom Anxiety Scale (FLCAS). The analysis aimed to measure students' speaking levels and their anxiety levels. This approach allowed for a comprehensive understanding of the relationship between speaking ability and anxiety, emphasizing the causes of anxiety and strategies for improvement. The study involved 33 third-semester students from the English Education Department at Universitas Perjuangan Tasikmalaya. Speaking skills were evaluated using a rubric, while anxiety levels were measured using the FLCAS. The results showed varying levels of speaking ability: 22 students were categorized as advanced, 8 as intermediate, and 2 as basic. Advanced-level students demonstrated strong grammar, vocabulary, fluency, and pronunciation. However, speaking anxiety was present across all levels, with major triggers including fear of negative evaluation, communication discomfort, and test-related stress. Findings also highlighted the negative impact of anxiety on speaking performance, underlining the need for effective classroom interventions. Strategies such as collaborative learning, structured preparation, and positive reinforcement were identified as potential methods to reduce anxiety.
Keywords: Anxiety; English; Speaking ability; Professional Speaking Class
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Akkakoson, S. (2016). Speaking anxiety in english conversation classrooms among Thai students. Malaysian Journal of Learning and Instruction, 13(1), 63–82. https://doi.org/10.32890/mjli2016.13.1.4
Aliyu, M. M., Korau, S. M., & Basiru, A. (2019). Reducing Undergraduates Speaking Anxiety through Class Interactions and Oral Presentations. Asian Journal of Contemporary Education, 3(1), 36–43. https://doi.org/10.18488/journal.137.2019.31.36.43
Damayanti, M. E., & Listyani, L. (2020). an Analysis of Students’ Speaking Anxiety in Academic Speaking Class. ELTR Journal, 4(2), 152–170. https://doi.org/10.37147/eltr.v4i2.70
Horwitz, E. K., & Cope, J. A. (1986). Foreign language classroom anxiety. The Modern Language Journal, 70(2), 125–132.
Mayangta, T. (2013). Analisis kecemasan berbicara mahasiswa dalam kelas pembelajaran bahasa asing. Jurnal Linguistik Terapan, 8(1), 23–32.
O’Malley, J. M., & Pierce, L. V. (1996). Authentic Assessment for English Language Learners: Practical Approaches for Teachers. Addison-Wesley Publishing Company. https://books.google.co.id/books?id=cEViQgAACAAJ
Park, H. S. (2014). The influence of anxiety on speaking proficiency and interactional competence in second language acquisition. Asian EFL Journal, 16(2), 45–70.
Rianti, R., Syahid, A., & Qamariah, Z. (2022). The Effectiveness of Pair Work Activities on Students’ Speaking Anxiety and Speaking Ability. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(4), 1471–1477. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i4.3760
Subagyo, A., & Ip, S. (2020). Aplikasi metode riset: Praktik penelitian kualitatif, kuantitatif & mix methods. Intel Media
Suciati, S. (2020). Speaking Anxiety in Efl Classroom: Categories and Factors. Edulingua: Jurnal Linguistiks Terapan Dan Pendidikan Bahasa Inggris, 7(1). https://doi.org/10.34001/edulingua.v7i1.1168
Syahbani, D. M., & Apoko, T. W. (2023). Students’ Learning Anxiety and Speaking Skill in Lower Secondary School: A Correlation Study. Journal of Languages and Language Teaching, 11(3), 537. https://doi.org/10.33394/jollt.v11i3.8162
Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: Metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (mixed method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910.
DOI: https://doi.org/10.31932/ve.v16i1.4452
Article Metrics
Abstract view : 677 timesPDF - 199 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1.jpg)


















.png)



