POLA ASUH DEMOKRATIS ORANG TUA DALAM PENGEMBANGAN POTENSI DIRI DAN KARAKTER ANAK USIA DINI

Adpriyadi Adpriyadi, Sudarto Sudarto

Abstract


ABSTRAK

Pendidikan yang utama dan pertama didapat anak dari orang tua. Orang tua memiliki peran penting dalam hal ini sebab orang tua adalah teladan pertama yang dikenal oleh anak. Peran orangtua yang demokratis menerapkan orang tua yang menjadikan anak-anak menjadi orang yang mau menerima kritik dan menghargai orang lain, memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan mampu bertanggung jawab atas kehidupan sosial mereka. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana pola asuh orang tua dalam pengembangan diri dan karakter anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang  tua dalam penggembangan potensi dan karakter anak usia dini dengan pola asuh demokratis. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan metode yang diterapkan orang tua  dalam penggembangan potensi diri dan karakter anak antara lain: a) memberikan pujian dan penghargaan kepada anak, b) menyediakan waktu bermain bersama anak, c) memberikan kasih sayang dan perhatian, d) memberikan keteladanan yang baik.

Kata kunci: Pola Asuh, Potensi Diri, Karakter

 

ABSTRACT

First and foremost education is obtained by children from parents. Parents have an important role in this case because parents are the first examples known by children. The role of democratic parents applies parents who make their children willing to accept criticism and respect others, have high self-confidence and are able to take responsibility for their social lives. The problem raised in this study is how parenting parents in self-development and character of early childhood. This study aims to determine the role of parents in developing the potential and character of early childhood with democratic parenting. This research was analyzed using descriptive qualitative methods. Data collection techniques using interviews, observation and documentation. The results showed that the methods applied by parents in developing children's potential and character include: a) giving praise and appreciation to children, b) providing time to play with children, c) giving love and attention, d) giving good role models.

Keywords : Parenting, Self Potential, Character

 


Keywords


Pola Asuh, Potensi Diri, Karakter

Full Text:

PDF

References


Ahmad, Khursid. 1986. Family Life in Islam, diterjemahkan oleh Soetomo dengan judul Keluarga Muslim. Cet. I. Bandung: Risalah.

A.N.Ubaedy. 2005. Menggali Potensi Diri. Jakarta:Restu Agung Beck, Joan. 1992. Asih, Asah, Asuh, Mengasuhdan Mendidik Anak agar Cerdas. Semarang: Dahara.

Corey, Gerald. 2004. Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy. Monterey, California : Brooks/Cole Publishing Company.

.2013. Teori dan praktik konseling dan psikoterapi. Bandung: Aditama.

Depdikbud. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia Jakarta : Balai Pustaka.

Daradjat, Zakiyah, dkk. 1995. Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam. Jakarta: Bumi aksara.

Depdikbud, 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Habsari, Sri. 2005. Bimbingan dan Konseling SMA kelas XI. Jakarta: Grasindo.

Hadi, Sutrisno. 1992. Metode Reseach. Yogyakarta: Andi Offset.

Hauck, Paul. 1993. Psikologi Populer (Mendidik Anak dengan Berhasil) Jakarta: Arcan.

Herbeng Masni. 2017. Peran Pola Asuh Demokratis Orangtua Terhadap Pengembangan Potensi Diri Dan Kreativitas Siswa. Jurnal Ilmiah Dikdaya 6 (1), 58-74

Hurlock,B. Elizabeth. 2000 Perkembangan Anak/Child Development. Jakarta: Erlangga.

Hajarudin, Muhammad. 2009. Makalah Pengantar Ilmu Pendidikan. Http:// Lingkungan Keluarga Dokumen.htm. diakses Senin 04 Januari2016.

Kartini, Kartono. 1992. Peran Keluarga Memandu Anak. Jakarta: Rajawali Press.

Mulyasa .(2012). Manajemen PAUD .Bandung : Remaja Rosdakarya

Munandar, S.C.U. 1999. Kreativitas dan Keberbakatan, Strategi Mewujudkan Bakat Kreatif. Jakarta: Gramedia.

Suharnan. (2002). Skala C.O.R.E sebagai alternatif mengukur kreativitas: suatu pendekatan kepribadian. Anima Indonesian Psychological Journal,18,36.

Munandar, 1998. Hubungan Isteri, Suami dan Anak dalam Keluarga. Jakarta: Pustaka Antara.

Malcom Hardy dan Steve Heyes, Terj. Soenardji. 1986. Pengantar Psikologi. Jakarta: Erlangga.

Muhibbin Syah. 1999. Psikologi Belajar. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Moleong, Lexy J. 2005 Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.




DOI: https://doi.org/10.31932/ve.v11i1.572

Article Metrics

Abstract view : 5541 times
PDF - 3095 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.