EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY LEARNING DAN DISCOVERY LEARNING DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH SISWA PADA MUATAN PEMBELAJARAN IPA BAGI SISWA KELAS 5 SD
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas model pembelajaran Inquiry Learning dan Discovery Learning ditinjau dari sikap ilmiah siswa pada muatan pembelajaran IPA bagi siswa kelas 5 SD. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 SD Negeri 1 Jelok dan SD Negeri Randu. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimental semu yang menggunakan pendekatan non-equivalent control group design. Variabel dalam penelitian ini terdiri atas variabel bebas yakni model pembelajaran Inquiry Learning dan Discovery Learning dan variabel terikat yakni sikap ilmiah siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Dalam menganalisis data dilaksanakan uji beda melalui Independent Sampel T-Test. Hasil uji beda menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) angket kondisi akhir sikap ilmiah siswa sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,005 (0,000<0,005) sehingga disimpulkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara model pembelajaran Inquiry Learning dan Discovery Learning ditinjau dari sikap ilmiah siswa pada muatan pembelajaran IPA bagi siswa kelas 5 SD. Hasil skor rata – rata kondisi akhir sikap ilmiah siswa kelas eksperimen 1 lebih besar dibandingkan dengan kelas eksperimen 2 sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Inquiry Learning lebih efektif dibandingkan dengan perlakuan berupa model pembelajaran Discovery Learning ditinjau dari sikap imiah siswa.
Full Text:
PDFReferences
Anwar, H. (2009). Penilaian sikap llmiah dalam pembelajaran sains. Jurnal Pelangi Ilmu, 2(5).
Awang, I. S. (2012). Pengembangan Subject Spesific Pedagogy (SSP) Mata Pelajaran IPA Untuk Mengembangkan Karakter Peserta Didik Kelas II Sekolah Dasar (Doctoral dissertation, Tesis magister, tidak diterbitkan, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta). Tersedia https://eprints.uny.ac.id/8211/
Dasar, D. P. (2016). Panduan Teknis Pembelajaran dan Penilaian di Sekolah Dasar. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Gasong, D. (2018). Belajar dan pembelajaran. Deepublish. Tersedia https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=3rljDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA162&dq=Belajar+dan+pembelajaran&ots=tkD9FGgjD1&sig=r5KkRi3ze2IkUDF3ontFOEca3ow&redir_esc=y#v=onepage&q=Belajar%20dan%20pembelajaran&f=false
Hendracipta, N. (2016). Menumbuhkan Sikap Ilmiah Siswa Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran IPA Berbasis Inkuiri. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 2(1), 109-116. Tersedia http://www.jurnal.untirta.ac.id/index.php/jpsd/article/view/672
Joyce, B., Wheil, & Calhoun. (2009). Models Of Teaching. New Jersey: Prentice Hall Inc. Engledwodd Clifss.
Kurniasih, I., & Sani, B. (2014). Implementasi Kurikulum 2013: Konsep & Penerapan. Kata Pena.
Koloiâ€Keaikitse, S. (2016). Assessment training: A precondition for teachers’ competencies and use of classroom assessment practices. International Journal of Training and Development, 20(2), 107-123.
Musfiqon, H. M. (2012). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Prestasi Pustakaraya.
Pendidikan, L. P. M., & Nomor, K. R. I. (57). Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta: Depdikbud.
Sanjaya, W. (2016). Strategi Pembelajaran. Jakarta: Prenamedia Grup.
Slameto, M. (2014). Penelitian dan Inovasi Pendidikan. Salatiga: Widya Sari Press.
DOI: https://doi.org/10.31932/jpdp.v5i1.344
Article Metrics
Abstract view : 952 timesPDF - 727 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
ACCREDITED


